BST Kemensos Tahap 5 Disalurkan, Warga Penerima Bansoskab Bekasi “Melongo’

Pembagian BST di Desa Sukajaya Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi

PJ. BEKASI – Warga Kabupaten Bekasi penerima Bantuan Sosial Kabupaten (Bansoskan) hanya bisa terdiam alias melongo pasalnya, bantuan dengan bentuk sembako itu tak kunjung disalurkan lagi padahal, Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos)  kembali disalurkan untuk warga terdampak Covid-19, bahkan sudah memasuki tahan kelima.

Bagi warga penerima BST Kemensos tentunya dapat tersenyum karena merasa terbantu adanya bantuan tersebut, seperti halnya warga Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Sebanyak 641 Kepala Keluarga antri di halaman kantor Desa untuk menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos)

Kegiatan penyaluran BST tambahan tahap 4 dan 5 itu sebesar Rp.300 ribu per KK  yang dirapel menjadi Rp.600 ribu untuk dua bulan.

“Alhamdulillah penyaluran BST berjalan lancar dan terima kasih kepada Pemerintah Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin buat kebutuhan sehari-hari bagi warga. Semoga pandemi virus Covid-19 ini segera berlalu agar aktivitas masyarakat bisa normal kembali,” ungkap Salah seorang Staff Pemdes Sukajaya Asmun kepada potretjabar.com Minggu (06/09/20).

“Dana BST ini turun dari pusat tergantung dari pusat apa bila dapat info dari Kantor Pos, kami sebagai pelayanan masyarakat hanya melayani dan Kami informasikan kepada warga,” tambah Asmun.

Dalam penyaluran BST Pemdes Desa Sukajaya tetap mengedepankan aturan protokol kesehatan. Diantaranya menyediakan alat cuci tangan sebelum masuk, memakai masker, jaga jarak dan lain-lain.

Sementara salah satu penerima manfaat, Sofian (32), mengucapkan rasa terimakasih atas bantuan yang telah diberikan Pemerintah, dan sangat membantu untuk warga yang terdampak Covid-19,  .

“Alhamdulillah dan terimakasih kepada pemerintah yang udah menyalurkan dana BST saya sangat terbantu sekali semoga dana ini bisa saya gunakan untuk sehari hari,” ucap sofian dengan nada sumpringah.

Potretjabar

Namun bantuan dampak Pandemi Covid-19 itu tidak dapat dirasakan lagi oleh Ibu Nawin warga Desa Sukamurni Kecamatan Sukakarya, sebab Ibu Nawin terdaftar sebagai penerima Bantuan Sosial Kabupaten Bekasi yang hingga saat ini tak kunjung turun lagi.

Wanita yang keseharian menjadi tukang urut ini hanya bisa melonggo dan merasakan kesedihan ketika dirinya melihat tetangganya mendapatkan bantuan seperti BLT Desa, BST, PKH atupun  BPNT yang hingga saat ini masih tersalurkan.

Dikatakannya, yang paling menyedihkan, dirinya kehilangan kediamannya yakni rumahnya, sudah dua bulan rumahnya roboh hingga kini belum mampu untuk membangunnya kembali lantaran tak ada biayanya.

“Cuma sedih rasanya kalau lihat orang – orang pada dapet bantuan, kita mah yang lebih miskin dari dia (tetangga nya) gak dapat bantuan lagi, masa kita cuma sekali dibantu nya, ” ujarnya dengan nada rendah.(Ade/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here