Foto Redaksi
Foto Redaksi

PJ. BEKASI – DPC Partai Demokrat Kabupaten Bekasi mennyataan sikap dan menyatukan tekad untuk menolak Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara yang digagas Kepala Staf Presiden Moeldoko.

Ketua DPC Demokrat Kabupaten Bekasi H Romli dengan tegas menyatakan sikap 1000 persen beserta anggotanya tetap berada di bawah komando Ketua Umum Agus Harimurti Yudoyono (AHY)

“Saya beserta seluruh jajaran pengurus menyatakan sikap bahwa kami menolak dengan tegas ajakan dalam bentuk apapun untuk mendukung Moeldoko sebagai ketua umum versi KLB, bahkan 1000 pesen kami tetap berada di bawah komando Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).”,tegas Romli kepada awak media.

Bahkan dia berpendapat, penetapan Moeldoko sebagai ketua umum versi KLB dinilai sengaja dibuat oleh skenario besar agar situasi politik negara menjadi gaduh.

“DPC Demokrat kabupaten Bekasi memandang perlu diadakan acara rapat koordinasi pernyataan sikap dengan berbagai unsur pengurus harian, fraksi DPRD sampai dengan PAC agar kita tetap solid berada di gerbong yang benar yaitu AHY, atas dasar itulah kami berharap kita tidak ikut serta terpancing masuk dalam situasi politik yang sengaja dibuat gaduh” tegasnya

Ditambahkannya, hasil keputusan KLB dianggap menyalahi aturan karena tidak sesuai dengan AD ART Partai Demokrat yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM tahun 2020.

“KLB hal yang lumrah ada pada setiap partai namun harus dilakukan sesuai mekanisme aturan, KLB versi Moeldoko sudah jelas melenceng dari AD/ART Partai Demokrat, beliau paham hukum dan aturan partai, seharusnya mengedepankan situasi negara dan pemerintahan, apalagi dia itu kepala staf presiden seharusnya mempertimbangkan juga stabilitas nasional daripada syahwat politik”, tukasnya.

Sembari mengepalkan tangan, seluruh unsur pengurus harian DPC, anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD beserta para ketua PAC se-Kabupaten Bekasi yang hadir dalam Rakor pernyataan sikap dan menyatukan tekad di kantor DPC Metland Tambun Selatan tersebut turut meneriakkan yel-yel.

“Demokrat S14P, Demokrat Jaya, AHY harga mati,” teriaknya. (hsp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here