Scroll Untuk Melanjutkan Membaca
BEKASI

Kasihan, Rumah Tukang Cilok di Muaragembong Ambruk

×

Kasihan, Rumah Tukang Cilok di Muaragembong Ambruk

Sebarkan artikel ini

PJ.BEKASI – Fenomena rumah ambruk kembali terjadi di daerah yang memiliki Industri terbesar se Asia Tenggara. Kali ini nasib nahas itu menimpa keluarga Boan (45) warga Kampung Penombo RT. 001/004 Desa Pantai Harapan Jaya Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi yang rumahnya ambruk.

Kejadian rumah roboh itu terjadi pada hari Selasa tanggal 26 September 2023, sekitar pukul : 13.30 Wib. Rumah yang terbuat dari bilik bambu dengan tiang kayu dan beratapkan genteng seser dan berlantai tanah langsung ambruk lantaran sudah lapuk termakan usia.

Beruntung Peria yang kesehariannya sebagai pedagang Cilok beserta keluarganya selamat saat insiden ambruknya rumah reot tersebut sebab, sedang di luar rumah.

Hanya saja sang Nenek Ating Maemunah (59) yang sudah terbaring yang ada di dalamnya sehingga mengalami luka memar diduga akibat tertimpa reruntuhan material rumah roboh.

Kepada Desa Pantai Harapan Jaya Mahir Nurmawan mengatakan, rumah berukuran sekitar lebar 6 meter x panjang 7 meter itu berdiri diatas tanah lahan milik negara. Kondisi rumah sudah dalam kondisi rapuh tidak kuat lagi menahan beban sehingga ambruk.

BACA JUGA :  Kabupaten Bekasi Terdampak Banjir, Gubernur Jabar Beri Bantuan 1 Miliar

“Kondisi rumahnya sebelum ambruk memang sudah rapuh, saat ini Pemdes sudah mengajukan bantuan ke Dinas Sosial dan BAZNAS,”ucap Mahir kepada potretjabar.com, Rabu (27/09/23).

Kata Ia, untuk Desa Pantai Harapan Jaya masih banyak warga yang memiliki rumah bilik. Kondisi ini terjadi gegara banyak warga yang tigal di lahan garapan atau tanah negara sehingga tidak dapat mengusulkan melalui program bedah Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

“Bukanya, tidak diusulkan Rutilahu, tapi warga kami dominan tinggal dilahan garapan (tanah negara) jadi tidak bisa dibangun melalui program rutilahu. Karena rumah yang berdiri di lahan tanah negara tidak diperbolehkan,”ungkapnya.

Ia juga meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dapat mencarikan solusinya agar warganya juga mendapat tempat tinggal yang layak huni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: POTRETJABAR.COM