banner 728x90

Herman Hanapi Bakal Jadi Pelaksana Tugas Kepala Daerah Kabupaten Bekasi

  • Bagikan
images 8
Kepala Bapenda Dan Plh Sekda Kabupaten Bekasi Herman Hanapi

PJ. BEKASI – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Herman Hanapi yang ditunjuk sebagai Plh. Sekda Kabupaten Bekasi bakal mengisi kekosongan Kepala Daerah setelah Bupati Eka Supria Atmaja tutup usia, untuk melaksanakan tugas kepala daerah sehari-hari.

Dikutip dari tirto.id, Kemendagri sudah menaruh atensi setelah Eka meninggal. Kemendagri memastikan pemerintahan tetap berjalan sesuai mekanisme perundang-undangan.

“Tidak ada kekosongan pimpinan di Kabupaten Bekasi karena sesuai peraturan perundang-undangan, saat ini Plt. Sekda akan melaksanakan tugas kepala daerah sehari-hari (Plh Kdh),” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benny Irwan dalam keterangannya, Senin (11/7/2021).

Sebagai catatan, Eka menjadi Bupati Bekasi menggantikan Bupati definitif Neneng Hasanah. Neneng kini berstatus narapidana setelah divonis bersalah dalam korupsi menerima hadiah atau janji dalam proyek Meikarta sesuai Putusan PN Nomor 15/Pid.Sus-TPK/2019/PN.Bdg tanggal 29 Mei 2019.

BACA JUGA :  Ini Saran Tokoh Masyarakat Bekasi untuk Pj. Bupati

Setelah Eka dilantik sebagai bupati definitif, kursi wakil bupati kosong. Berdasarkan informasi yang dihimpun, DPRD Bekasi memilih Ahmad Marjuki, seorang pengusaha pengolahan limbah di Bekasi hingga Karawang.

Namun Marjuki tidak kunjung dilantik karena pemilihannya dinilai cacat hukum oleh Pemprov Jawa Barat. Benny mengatakan, pemerintah pusat juga akan mengeluarkan surat ke pemerintah daerah setelah Eka meninggal.

Oleh karena itu, ia memastikan pemerintahan Bekasi dimonitor pemerintah pusat. “Hal ini sudah menjadi perhatian Kemendagri dan sudah dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat untuk ditindaklanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Benny.

BACA JUGA :  Jalan Pulo Besar Peundeuy Dicor Beton Warga Malah Ancam Aksi, Kok bisa?

Eka meninggal dunia, Minggu (12/7/2021). Ia meninggal di Rumah Sakit Siloam Tangerang selama 10 hari karena terkonfirmasi positif COVID-19. Kabar meninggal Eka dibenarkan Wakil Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Ade Yasin. Ade menuturkan Eka meninggal sekitar pukul 21.30 WIB, Minggu (11/7/2021).

“Bulan Juli baru berjalan beberapa hari, isi kabar hampir semua berita kehilangan, kabar duka di mana-mana. Duka saya yang mendalam atas berpulangnya sahabat saya [Eka Supria Atmaja],” ungkap Ade Yasin saat dihubungi Antara, Minggu.(*/red).

banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 20x50 banner 20x50 banner 20x50
  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM