Scroll Untuk Melanjutkan Membaca
INTERNASIONAL

Rusia Ambil Alih Persenjataan Militer Wagner

×

Rusia Ambil Alih Persenjataan Militer Wagner

Sebarkan artikel ini

PJ.JAKARTA – Usai kelompok tentara bayaran Wagner Group melakukan upaya pemberontakan akhir pekan lalu. Pemerintah Rusia bakal mengambil alih peralatan militer milik Wagner.

Upaya kudeta yang dilakukan bos Wagner Group, Yevgeny Prigozhin, memicu krisis keamanan paling serius di Rusia dalam beberapa dekade terakhir. Hal ini juga membuat Presiden Vladimir Putin disebut berada dalam posisi kepemimpinan yang “lemah”.

“Persiapan sedang dilakukan untuk memindahkan peralatan militer berat dari perusahaan militer swasta Wagner, ke unit angkatan bersenjata Rusia,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia, dikutip Al Jazeera. sebagaiman diberitakan cnnindonesia.com.

Usai pemberontakan ini, Prigozhin akhirnya dipindahkan ke negara tetangga Belarus, sementara pasukan Wagner yang ikut memberontak diberikan opsi bergabung dengan Kemhan Rusia.

BACA JUGA :  Satu Keluarga Tewas Tertimbun Reruntuhan Pasca Gempa Turki, Foto Bahagia Jadi Kenangan

Selain itu terlepas dari upaya pemberontakan itu, Dinas Keamanan Federal Rusia mengumumkan telah menutup kasus pidana terhadap para pasukan Wagner yang berusaha menggulingkan kepemimpinan militer Rusia.

Dalam pidato pertama usai upaya kudeta, Presiden Putin menegaskan ia telah mengeluarkan perintah untuk menghindari pertumpahan darah dan memberikan amnesti kepada tentara Wagner.

Putin menuduh Ukraina dan sekutu Barat menginginkan Rusia untuk “saling membunuh” lewat upaya pemberontakan itu.

Di sisi lain, Prigozhin menyebut tindakannya bukan dimaksud untuk menantang Kremlin, melainkan aksi protes untuk menyelamatkan pasukannya dan mengungkap kegagalan militer Rusia.

“Kami pergi untuk menunjukkan aksi protes dan bukan untuk menggulingkan kekuasaan di negara ini,” tegas Prigozhin.(+/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: POTRETJABAR.COM