banner 728x90

Kemerdekaan Adalah Menjunjung Tinggi Nilai Spirit Keagamaan, Persatuan dan Kesatuan Dalam Berbangsa

  • Bagikan
IMG 20210818 WA0003
Tomi Rimansah
Aktifis Politik dan Ketua Sahabat Pramuka Kabupaten Karawang

Oleh : Tomi Rimansah
Aktifis Politik dan Ketua Sahabat Pramuka Kabupaten Karawang

PJ. KARAWANG – Warga Negara Indonesia itu sudah jelas bahwa pada setiap tanggal 17 Agustus adalah hari kemerdekaan Republik Indonesia dimana rakyat indonesia di setiap pelosok negeri ini memperingatinya.

Kali ini HUT Kemerdekaan RI sudah Ke 76 yang jatuh pada Selasa (17/8/21). Karena dalam sejarah juga mencatat, bahwasanya kemerdekaan bangsa dan tanah air lepas dari penjajahan itu ditebus dengan perjuangan dan pengorbanan para pahlawan di seluruh penjuru ibu pertiwi  termasuk di dalamnya para ulama dan santri.

Dalam hal ini mereka para pendiri bangsa (founding father) ketika merancang pernyataan  kemerdekaan di dalam naskah yang dikenal sebagai piagam Jakarta 22 Juni 1945, lalu kemudian pada tanggal 18 Agustus 1945 dengan sedikit perubahan yang kemudian di Sahkan sebagai pembukaan Undang – Undang Dasar 1945′ yang tertulis dalam Alenia ke Tiga Undang – Undang Dasar Negara Kita sebagai berikut “Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan di dorong oleh keinginan yang luhur supaya berkehidupan kebangsaan yg bebas maka rakyat indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya”.

Penyebutan rahmat Allah di dalam pembukaan konstitusi negara mengandung arti yang sangat dalam bagi rakyat Indonesia.  Sebab tertulis dalam pengakuannya yaitu bahwa tanpa rahmat dan pertolongan Yang Maha Kuasa tidak mungkin kemerdekaan ini bisa di rebut dari para penjajah dan para kolonialis yang begitu kuat pada saat itu.

BACA JUGA :  Aksi Kemanusiaan, Gaji Dewan PDIP Karawang Disumbangkan Tuk Warga Jalani Isoman

Menurutnya’ Pengakuan tersebut haruslah di tindaklanjuti, bahwa segala upaya dalam mengisi kemerdekaan  itu tidak boleh menyimpang dari nilai – nilai ketuhanan di dalam agama.

Dan dalam mengisi kemerdekaan serta melaksanakan cita-cita perjuangan bangsa ini seyogyanya setiap anak bangsa wajib menjunjung tinggi nilai – nilai dan spirit keagamaan serta persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, ‘sambungnya.

Dalam negara proklamasi sesuai jiwa dan amanat UUD 1945 bahwa Agama itu bukanlah urusan orang/perorangan semata, melainkan menjadi urusan negara dalam menjaga, membina, serta memajukan kehidupan berbangsa, bernegara dan  beragama.

Mengutip ungkapan mengenai misi luhur tersebut dengan dibentuknya Kementrian Agama, seperti yang diutarakan oleh Moh. Slamat Anwar(Alm) pada saat itu, “yaitu Meng’agamakan bangsa, agar bangsa indonesia tetap menjadi bangsa yang beragama selamanya,”ujarnya.

Negara memang memberikan kebebasan kepada setiap penduduk dalam memeluk agamanya, akan tetapi bukan kebebasan untuk tidak beragama atau kebebasan untuk melakukan propaganda yg bersifat negatif apalagi melecehkan nilai – nilai keagamaan di tengah masyarakat.

BACA JUGA :  Stok Peti Jenazah Menipis, Cellica : Sekarang Tersisa Sekitar 200 Peti

Karena Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bukanlah negara Sekuler yang menyerahkan seluruh urusan agama kepada masyarakat tanpa adanya peran dan tanggungjawab dari pemerintah.

Dengan kata lain, peran agama adalah sebagai ruh atau urat nadi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara harus senantiasa di wujudkan dengan sebaik-baiknya.Ungkapnya.

Semua berharap semoga di masa-masa yang akan datang seluruh warga masyarakat bisa memahami dan mengartikan apa makna yg sesungguhnya Kemerdekaan itu. Sebab kemerdekaan yang dahulu oleh sang proklamator di ibaratkan itu sebagai jembatan emas menuju masyarakat yg adil dan makmur bukan  sekedar kemerdekaan politik untuk mendirikan negara berdaulat dan membentuk  pemerintahan sendiri.

Sebab kemerdekaan yang diperjuangkan dengan pengorbanan darah dan nyawa para pahlawan dulu tidak dapat dipisahkan dari cita-cita bangsa untuk kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat indonesia.

Oleh karena itu kemerdekaan politik tidak dapat dipisahkan dari kemerdekaan ekonomi dalam arti terjaminnya hak masyarakat untuk mendapatkan kesejahteraan dan keadilan, serta hak dan peluang bagi rakyat untuk memanfaatkan kekayaan tanah air.(Sep).

banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 20x50 banner 20x50 banner 20x50
  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM