Tidak Lagi Manggung di Masa Pandemi, Pelaku Seni Budaya Minta Pemkab Karawang Beri Solusi

  • Bagikan
IMG 20210827 WA0014

PJ. KARAWANG – Di masa pandemi Covid 19 sangat berdampak pada sejumlah aspek, salah satunya adalah kesenian dan kebudayaan tradisional. Dalam hal ini misalnya Paguyuban Seni Topeng Banjet Karawang (Pastobak) yang kehilangan penghasilan lantaran tak lagi manggung, sialnya lagi Pemerintah Kabupaten Karawang tidak memberikan solusi bahkan seakan mengabaikan nasibnya.

“Saya sangat tersentuh dengan keluh kesah teman-teman seniman yang mencoba bertahan hidup di masa pandemi Covid 19 ini, pasalnya selama pandemi Covid 19 mereka sudah tidak lagi pentas hingga sampai saat ini, karena banyak jadwal yang di batalkan, “kata salah satu pelaku seni dan budaya kesenian tradisional seni topeng banjet, Jumat (27/08/21).

Kata dia, Pastobak yang menggagas kegiatan pengembangan kesenian tradisional serta peningkatan kapasitas tata kelolanya lembaga kesenian tradisional seni topeng banjet agar tetap eksis dan terjaga bahkan bisa berkembang. Karena penggiat kesenian tradisional terutama seni topeng banjet seringkali tidak begitu terlihat oleh publik luas.

BACA JUGA :  Gubernur Jabar Siap Bantu Percepatan Sertifikasi Wartawan

Dan yang paling lebih menyentuh lagi adalah karena ada beberapa diantara mereka merupakan seniman teater yang paruh baya bahkan terkesan sudah renta yang sudah puluhan tahun mengabdikan diri di panggung kesenian, dimana mereka kini seakan dipaksa menghadapi kenyataan saat ini. Yaitu dengan dihadapkan nya pada masa pamdemi Covid 19.

“Namun mereka harus tetap mempertahankan keseniannya, karena panggung-panggung pertunjukan pun sudah mulai jarang terlihat dan seakan tersisihkan oleh menjamurnya layar-layar digital,”ujarnya.

Dalam hal ini menurut Tomi, peran serta pemerintah daerah dan dinas terkait sangat dibutuhkan dan mestinya bisa memberikan dukungan penuh bagi mereka yang menggeluti pelestarian kesenian budaya daerah karena, sebagian dari mereka itu merupakan sebagai mata pencahariannya yang memang terkadang seakan hanya dipandang sebelah mata.

BACA JUGA :  Mengungkap Misteri Pengangkatan Penjabat Bupati Bekasi

“Saya Tomi Rimansah sebagai pelaku seni di bidang seni topeng banjet berharap semoga pemerintah bisa memberi solusi untuk mereka para seniman khususnya seniman-seniman yang ada di kabupaten karawang ini, agar mereka masih bisa berkreasi dengan tetap menjaga dan melestarikan kesenian tradisional ini,”ujar Tomi mengungkapkan.

Ditambahkan Udin (45) salah seorang pelaku seni saat memberikan keterangan mengatakan, Peran pemerintah dalam upaya memberikan solusi saat ini sangat dibutuhkan sebab, jika PPKM yang diterapkan pemerintah diperpanjang terus para pelaku usaha seni dan budaya bisa kehilangan perabotan seni untuk mempertahankan hidup.

“Kalau PPKM terus berlanjut, lama-lama alat pertunjukan pentas dan kostum  bisa terjual demi sesuap nasi,” pungkasnya.(Sep).

  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM