banner 728x90

Kisah Raja Narkoba Pablo Escobar, Berakhir Tragis 49 Selir Dimutilasi

  • Bagikan
IMG 20191209 WA0022
(Foto:Ilustrasi/Google)

Kisah Raja Narkoba Pablo Escobar, Berakhir Tragis 49 Selir Dimutilasi

 

PJ – Mantan raja obat bius dari Kartel Medellin, Kolombia, Pablo Escbar terkenal karena terornya tahun 1980-an dan 1990-an. Kebrutalannya tak hanya pada politisi, dan kelompok saingannya, tetapi pada para gadis-gadis selirnya. Dia bahkan memutilasi dan memotong-motong tubuh mereka dengan keji.

 

Menurut Dailystar pada Minggu (8/12/19) diwartakan serambinews.com. Pablo secara brutal pernah membunuh 49 selirnya selama 3 hari. Raja narkoba paling terkenal seantero Amerika ini, adalah cikal bakal raja narkoba generasi sekarang seperti El Chapo dari Sinaloa.

IMG 20191209 WA0021
(Foto:Ilustrasi/Google)

Sebagai seorang raja obat bius dia memiliki kekuasan absolut dan mampu mengendalikan Kolombia. Di bawah kebrutalannya dia membunuh saingan geng narkobanya, politisi bahkan meledakan sebuah pesawat yang berisi penumpang sekalipun.

 

Namun, dari sekian banyak kejahatannya yang paling mengejutkan adalah mutilasi pada 49 selirnya. Selama tiga hari mayat gadis-gadis ini disiksa dan dimutilasi di kota asal Escobar, Medellin. Mereka semua sebenarnya telah diketahui polisi telah menghadiri pesa dengan Escobar dan anggota narkoba lainnya.

 

BACA JUGA :  7 Bulan Pencarian Pencuri Dompet di Rumdin Sekda, Akhirnya Berhasil Ditangkap Polisi

Tapi polisi ragu untuk menangkapnya, karena nama Escobar yang begitu tersohor.

IMG 20191209 WA0023
(Foto:Ilustrasi/Google)

Escobar diketahui doyan mengoleksi perawan, dia mendapatkan gadis berusia 14-17 tahun seringkali mereka ada model yang dibayar untuk tidur dengannya.

 

Escobar mengatakan kepada wanita-wanitanya, “jika gadis-gadis itu bertindak sendiri, dan berperilaku buruk maka mereka akan terbunuh untukku.”

 

Di Medellin Escobar juga terkenal tidak memiliki belas kasihan kepada siapapun.

Para selir-selirnya ini dibunuh dan dimutilasi setelah berani menjadi informan untuk geng narkoba lainnya.

 

Seorang gadis yang selamat dari pemusnahan 49 gadis simpananya tahun 1987 mengatakan pada surat kabar lokal El Tiempo.

 

Bahwa mereka yang terbunuh telah mengkhianati Escobar dengan menjadi informan untuk pesaingnya.

 

“Mereka menemukan seorang teman saya yang memiliki salib yang mati dengan luka tembakan  di tubuhnya,” katanya.

 

“Mereka menemukannya di jalan. Mereka telah menyiksanya betapa berdosanya mereka. Hanya karena mereka menuduhnya mengenal musuh-musuh Pablo,” jelasnya.

 

Saat ditanya mengapa Escobar membunuh mereka, dia menjawab, “Jika kamu berbicara atau mengadu kamu sudah mati.”

 

“Mereka yang mendengar percakapannya, seharusnya diam jika ingin tetap hidup dan jangan memberi tahu apapun pada siapapun,” sambungnya.

BACA JUGA :  Aksi Koboy Oknum Kepsek Todongkan Senpi ke Warga Terjadi di Cabangbungin

 

Satu tubuh setengah tanpa busana yang ditemukan di jalan Medellin memiliki 28 tembakan senjata di atas tubuhnya.

 

Dia bahkan belum berusia 15 dan seperti biasanya dengan gadis-gadis Escobar, datang dari daerah miskin kota.

 

Dalam bukunya Operation Escobar, penulis Jerman Castro Caycedo mengatakan bahwa Escobar lebih suka anak perempuan berusia 14 hingga 17 dan ia bertemu istrinya ketika berusia 13 dan 24 tahun.

 

Ia akan mengundang gadis-gadis ke apartemennya di bagian eksklusif Medellin.

 

Bagian penting dari mitos soal Escobar adalah dia diyakini sebagai sosok Robin Hood, dan wanita yang tidur dengannya merasa kehidupannya di masa depan akan baik.

 

Seorang wanita mengatakan, “Dia adalah pria yang melindungi, pria yang percaya diri, jika Pablo menjanjikan sesuatu maka dia memberikannya.”ungkapnya.

 

Artikel ini sudah tayang di Intisari online dengan judul: Kisah 49 Selir Raja Narkoba Pablo Escobar yang Berakhir Tragis Dimutilasi Setelah Berani Lakukan Hal Ini Kepadanya.(*)

banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 20x50 banner 20x50 banner 20x50
  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM