Diduga Korupsi Dana BUMDes Cidenok, GMBI Bakal Buka Laporan di Kejaksaan

  • Bagikan
IMG 20211111 WA0003

PJ. MAJALENGKA – Lembaga Swadaya Masyarakat  GMBI DIstrik Majalengka berencana akan melaporkan  kasus  dugaan tindak pidana korupsi dana bantuan Badan Usaha Milik Desa  (BUMDes) Desa Cidenok,  Kecamatan Sumberjaya  Kabupaten Majalengka.

Dikatakan Bidang Ekonomi LSM GMBI Majalengka Viki mengatakan,  pihaknya berencana pada hari Senin mendatang akan melakukan kunjungan kepada Kejaksaan Negeri Majalengka.

Kunjungan tersebut akan melaporkan adanya dugaan penyelewengan dana bantuan untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)  Desa Cidenok.

Dimana Pemdes Cidenok menggelontorkan penguatan modal usaha melalui BUMDes sebesar Rp.100 juta melalui anggaran Dana Desa tahun 2021 yang diduga diselewengkan.

BACA JUGA :  Bupati Majalengka Lepas 14 Kafilah untuk Bertanding STQH ke XVII Tingkat Provinsi Jawa Barat 

“Ya, Senin besok kami akan melaporkan ke pihak Kejaksaan dan sekarang lagi menyiapkan berkas -berkas untuk pelaporannya, “kata Viki Kamis ( 11/11/21).

Terpisah, menanggapi hal itu Kepala Desa Cidenok Maman ketika dikonfirmasi terkait akan dilaporkan ke  Kejari Majalengka mengatakan, berita tentang adanya penyelewengan bantuan BUMDes  di Desa Cidenok adalah hoax.

Menurutnya pengalokasian anggaran untuk BUMDes itu sudah sesuai dengan aturan karena sudah ada berita acaranya.

BACA JUGA :  MAN 2 Majalengka Raih Juara 1 Ajang AMD 2020 Tingkat Nasional

Beredar di masyarakat tidak ada barang -barang yang dibelanjakan pada BUMDes, Kades menyebut itu hoax,  buktinya ada kegiatan penggemukan Kambing dan Koprasi wanita yaitu simpan pinjam.

Adapun penguatan modal BUMDes betul anggaranya Rp.100 juta, melalui anggaran dana desa ( DD)  tahap dua.

“Dan permasalahan tentang BUMDes yang lebih tau itu adalah Nano sekretaris desa. Jadi lebih jelas silahkan wartawan hubungi saudara Nano, “katanya. (sam).

  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM