banner 728x90

Ini dia Modus dan Peran Pelaku Ganjal ATM di Bekasi

  • Bagikan
Hendra saat ungkap kasus di Mapolres Metro Bekasi, Senin (19/4/21)
Empat pelaku ganjal ATM, ungkap kasus  di Mapolres Metro Bekasi, Senin (19/4/21)

PJ. BEKASI – Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Komisaris Besar Polisi, Hendra Gunawan mengungkap modus dan peran empat pelaku ganjal mesin Anjungan Mesin Tunai (ATM).

“Pelaku berpura-pura sebagai nasabah yang hendak melakukan penarikan tunai di mesin ATM Bank Mandiri,” kata Hendra saat ungkap kasus di Mapolres Metro Bekasi, Senin (19/4/21)

Setelah berada di antrean terdepan, pelaku mulai melancarkan aksinya dengan mengganjal bagian mesin ATM yang mengeluarkan uang menggunakan tang dan obeng saat proses pengeluaran uang berlangsung.

Kemudian pelaku mengambil uang di mesin ATM menggunakan alat sejenis mata pancing atau biasa disebut tegek.

BACA JUGA :  Grebek Toko Kosmetik di Kedungwaringin, Polisi Temukan Ribuan Obat Terlarang

“Dari situ uangnya berhasil diambil, tanpa mengurangi saldo pada rekeningnya,” kata Hendra.

Dalam menjalankan aksinya, keempat pelaku juga berbagi peran. Pelaku Abdul Karim Muzhakir eksekutor di depan mesin ATM. Said sebagai sopir, Herudin mengawasi situasi di sekitar lokasi aksi, serta Nasan Sanjaya yang berperan sebagai orang yang mengantre di belakang AKM untuk eksekusi terkahir.

“Dari hasil keterangan para pelaku juga sudah sering kali melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan cara mengganjal ATM Bank Mandiri selama dua bulan terakhir ini,” katanya.

BACA JUGA :  Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp. 265 Juta dari Perkara Korupsi TKD

Selain meringkus keempat pelaku, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti kejahatan pelaku di antaranya dua buah tang, dua tegek, dua obeng, satu kawat, satu gunting, uang tunai Rp4,2 juta, serta satu unit mobil Avanza B 2472 FFF yang digunakan pelaku dalam setiap melancarkan aksinya.

“Atas perbuatannya, keempat pelaku dijerat Pasal 363, pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” kata Hendra.(Ful).

banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 20x50 banner 20x50 banner 20x50
  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM