Mahfud MD: Status Tersangka Nurhayati Tidak Dilanjutkan

PJ. JAKARTA – Menteri Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD angkat bicara perihal penetapan status tersangka terhadap Nurhayati.

Penetapan status tersangka itu usai Nurhayati melaporkan kasus dugaan korupsi Kades Citemu, Cirebon, Supriyadi alias S. 

Hal ini diungkap Mahfud dalam akun Twitter resminya. Mahfud menyebut status tersangka Nurhayati tidak akan dilanjutkan. “Insyaallah status TSK tidak dilanjutkan,” demikian bunyi postingan akun Twitter Mahfud seperti diberitakan viva.co.id, Minggu, (27/02/22).

Dengan demikian, lanjut Mahfud, yang bersangkutan disebut tidak lagi perlu datang ke Kementerian Polhukam. Mahfud mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polri serta Kejaksaan membahas hal ini. Katanya, tinggal menunggu formula yuridisnya.

BACA JUGA :  Korupsi Ratusan Juta, ASN di Kab. Bekasi Dipenjara

“Tinggal formula yuridisnya,” kata Mahfud lagi.

Sementara, sangkaan korupsi terhadap kepada kepala desa, tegas Mahfud, tetap dilanjutkan. “Ini kan soal Nurhayati melapor lalu diduga ikut menikmati atau diduga pernah membiarkan krn lapornya lambat atau krn dugaan lain. Kita tunggu saja formulanya dari kejaksaan dan kepolisian. Pokoknya, ayo, jangan takut melaporkan korupsi,” ujarnya.

BACA JUGA :  BPK Jabar Dibekuk Kejari hingga Menelisik Pemerasan dan Suap-menyuap

Sebelumnya diberitakan, penetapan kasus tersangka Nurhayati karena perempuan berhijab itu melaporkan Kepala Desa Citemu, Cirebon berinisial S dalam dugaan korups. Posisi Nurhayati diketahui sebagai Kepala Urusan atau Kaur Keuangan Desa Citemu. Nurhayati curhat melalui video di media sosial terkait penetapan status tersangkanya.

Video itu viral di media sosial terkait kekesalan dan kekecewaan Nurhayati kepada aparat kepolisian yang menjadikannya sebagai tersangka.(*)