banner 728x90

Dalih Pemerataan, Penerima BST Kemensos di Pakubeureun Kabanyakan Keluarga Pamong Desa

  • Bagikan
IMG 20210726 WA0008
penyaluran BST Kemensos di Desa Pakeubereun.

PJ. MAJALENGKA – Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementrian Sosial sebesar Rp. 600.000,- bagi 288 warga Desa Pakubeureum, Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka diduga tidak tepat sasaran.

Hal itu terlihat dari beberapa nama yang tertera dalam data tertulis dari kantor pos kebanyakan ASN dan keluarga pamong desa untuk mendapatkan BST Kemensos yang belum lama ini dibagikan pada Sabtu pagi (24/07/21).di kantor Desa Pakubeureum

Dari pantauan potretjabar.com, masih ada data – data tertulis yang di bawa Kantor Pos dengan isian nama nama yang tidak layak untuk mendapatkan bantuan sosial tersebut. Diantaranya adalah ASN,  warga yang dinilai mampu secara ekonomi dan nama orang yang sudah meninggal dunia serta orang yang sudah pindah alamat.

BACA JUGA :  Bupati dan Wabup Terpapar Corona, Majalengka Terancam Lumpuh?

Bahkan menurut salah satu warga sekitar mengatakan, banyak diantaranya Penerima BST kemensos tersebut dari keluarga Pamong desa.

“Penerima bantuan BST yang sekarang kebanyakan keluarga aparat desa, seperti halnya keluarga Sekdes dan dianya sendiri juga dapat, sementara masih banyak masyarakat dibawah yang tidak dapat,” ungkap warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.

Sekertaris desa Pakubeureum Billy Maulana Rachmat saat dikonfirmasi mengatakan, karena di desanya ni ada pemerataan semua masyarakat, tadinya mengajukan pingin mendapatkan.

“Karena tidak hanya masyarkat kecil yang kena damak covid  semua masyarakat kena dampak , intinya Melihat berkaca dari desa lain semua mendapatkan akhirnya masyarakat semua desa Pakuberem semuanya ingin mendapatkan, ” kata Ia membeberkan.

BACA JUGA :  Bupati Minta Perumda Tingkatkan PAD Kabupaten Majalengka

“Makanya dulu pernah warga demo ke desa menuntut semua warga ingin mendapatkan , makanya sebisa mungkin kami berusaha agar semua warga desa mendapatkan, “sambung Ia.

Sementara itu Kepala Seksi Kesejahtraan Sosial (Kasie Kesos) Kecamatan Ketajati Triana Dewi saat dihubungi  via handphone nya membantah kalau pihaknya tidak ada koordinasi dengan desa.

” Semua kami sudah koordinasikan dengan pihak desa. Adapun terkait data penerima bansos yang sekarang ada,  itu semua memang sudah seperti itu, saya juga kurang faham, silahkan saja bapak menghubungi TKSK Kecamatan Kertajati yang lebih tahu tentang pengimputan data tersebut,” kata Triana Dewi.(Sam)

banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 20x50 banner 20x50 banner 20x50
  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM