Pesan Gubernur Jabar di Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-75
PJ.BEKASI – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Rapat paripurna DPRD Kabupaten Bekasi di Hari jadi yang ke-75. KDM turut berpesan untuk mewujudkan kemakmuran bagi Kabupaten Bekasi.
Menurut KDM semua daerah memiliki cita-cita besar untuk mewujudkan kemakmuran wilayahnya masing-masing.
“Wilayahnya Bekasi punya cerita yang tidak selesai saya lihat tadi sudah selayaknya pemerintah Kabupaten Bekasi membuat studi tentang sejarah secara komperhensif sehingga bisa tertulis tertata dengan baik,” kata KDM
Bekasi adalah cerita peradaban Taruma Negara, dimana kekuatan Taruma Negara adalah kekuatan di daerah aliran sungai. Karena, kekuatannya ada di aliran sungai maka dia adalah penguasa muara dan penguasa pantai seluruh kerajaan.
”Pasti dia dekat dengan sungai, karena pada waktu itu alat transportasi publik yang paling murah dan bisa di bangun adalah sungai,” ucapnya.
Dengan demikian, KDM menekankan agar kembalikanlah pungsi sungai kalau ingin mengembalikan kejayaan Kabupaten Bekasi.
”Karena itu kalau ingin mengembalikan kejayaan Kabupaten Bekasi maka kembalikanlah pungsi pungsi – sungai. maka dia hari terhampar panjang sungai tanpa ada yang membatasi maka dia lebarnya dan kedalamannya harus terjaga,”ujar KDM.
Ia berujar, peradaban terbaik adalah ketika industri di Kabupaten Bekasi semakin tumbuh dan dijadikan sungai menjadi tempat untuk membuang berbagai hajat baik hajat personal baik hajat komunal dan hajat industri.
Untuk itu kedepannya di era kepimpinan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang sudah waktunya tidak boleh lagi membuang limbah ke sungai dan limbah harus di kelola baik.
”Kalau kita ingin membangun peradaban kedepan sudah semestinya kita bersama merumuskan sepuluh tahun kedepan di era kepimpinan Bupati maka tidak boleh lagi membuang lagi limbah ke sungai. limbah harus di kelola dengan baik.
Selanjutnya, pajak yang dibayarkan oleh industri tidak boleh habis dalam setahun. Dalam setiap tahun daerah harus menabung. Daerah komunal dibangun Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) komunal di wilayah yang membutuhkan.
”Maka MUI nya akan mengatakan suatu saat haram kepada siapapun yang membuang kotoran ke sungai,” pungkasnya.
Sementara Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Syukron menjelaskan, rangkaian kegiatan paripurna DPRD Kabupaten Bekasi menurutnya untuk rangkaian hari jadi Kabupaten Bekasi yang ke 75.
” Kita hari ini melaksanakan rapat paripurna ini salah satu Rangkaian hari jadi Kabupaten Bekasi yang ke 75, yang tadi saya sampaikan bahwa usia Kabupaten Bekasi yang cukup matang di pemerintahan yang kita sebut baru, Baik dari Bupati maupun DPRD,” kata Ade
Kedepannya semoga bisa bersinergi dan bisa berkolaborasi bergotong royong untuk menciptakan Bekasi sesuai tagline Bekasi bisa Bangkit Maju dan Sejahtera.
Ade juga menambahkan bahwa apa yang disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, terkait tata kelola ekosistem Kabupaten Bekasi.
” Itukan bagian bagaimana menjaga keseimbangan ekosistem dari satu sisi memang kita butuh industrialisasi yang ada di Kabupaten Bekasi itu tetap eksis itu kita pertahankan, di sisi lain kita juga perlu mempertahankan wilayah pertanian dan itu sudah ada yang alhamdulillah LP2B tinggal paripurna Saja,”
”Disisi lain juga kita perlu penataan aliran sungai itu agar bisa maksimal yang dampaknya bisa mengurangi banjir dan bisa dampaknya juga menjadi aliran untuk pertanian di wilayah wilayah kita di Kabupaten Bekasi,”tukasnya.(Lut)











