Scroll Untuk Melanjutkan Membaca
Example 360x660
BANDUNG RAYA

Creative School Project untuk SMK di Jabar Tumbuhan Bakat

×

Creative School Project untuk SMK di Jabar Tumbuhan Bakat

Sebarkan artikel ini

PJ.BANDUNG – Creative School Project merupakan program yang ditujukan kepada siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Barat tujuannya, untuk menumbuhkan minat dan bakat pada sektor ekonomi kreatif. 

Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) meresmikan program Creative School Project 2024. 

Kegiatan akan dilaksanakan di sejumlah SMK dari kabupaten/kota berbeda, dengan menggelar sesi kelas  “workshop” yang berkaitan dengan subsektor ekonomi kreatif. 

Sesi kelas yang dibuka, yakni gim, videografi, desain komunikasi visual, musik, animasi, desain produk, kriya, fashion, film, seni pertunjukan, fotografi serta literasi. 

Kadisparbud Jabar Benny Bachtiar mengatakan, Creative School Project menjadi sarana yang tepat untuk menyalurkan minat dan bakat generasi muda. 

“Melalui program ini diharapkan lahir SDM berkualitas yang siap bersaing di sektor ekonomi kreatif,” ucapnya. 

Ia juga menuturkan, Jabar memiliki SDM yang sangat luar biasa, maka ini menjadi semangat Disparbud Jabar untuk mendorong anak-anak muda berpikir kritis terhadap potensinya. 

“Setiap minggu kami juga mengadakan kegiatan Smiling West Java Academy agar wawasan generasi muda menjadi semakin terbuka. Kami ingin mereka mandiri supaya ke depannya jangan sampai terjadi pengangguran,” kata Benny. 

“Yang paling penting adalah menciptakan lingkungan positif, maka manfaatkan momentum ini untuk mengeksplorasi potensi diri,” tambahnya. 

BACA JUGA :  Perjalanan Politik Wali Kota Bandung yang Meninggal Saat Tengah Shalat Jumat

Pelaksanaan Creative School Project yang diikuti siswa-siswi kreatif ini nantinya akan menghasilkan karya-karya yang akan ditampilkan pada “event” internasional Connecti:City 2024 mendatang. 

Dalam pelaksanaannya nanti, peserta di tiap sekolah yang berjumlah 25 orang akan dibagi ke dalam beberapa kelompok. 

“Melalui kegiatan ini mereka diharapkan bisa melatih kreativitas, meningkatkan keterampilan, mendorong minat usaha serta mengembangkan diri sebagai SDM berkualitas yang siap bersaing di dunia kerja maupun usaha,” tutur Banny dilansir dari jabarprov.go.id.

Selain meresmikan Creative School Project, pada kesempatan yang sama juga diluncurkan kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) terkait Pemandu Wisata Geowisata. 

Program tersebut bertujuan memperkuat kerja sama antara Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dengan pelaku usaha atau industri. 

Tujuannya memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang kompeten serta bersertifikasi, khususnya pemandu wisata geowisata. 

PSKK akan dilaksanakan di Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bogor, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Pangandaran. 

Pelaksanaan kegiatan ini juga merupakan hasil kolaborasi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Asosiasi Pemandu Geowisata Indonesia (PGWI). 

Selain itu, diluncurkan pula buku Panduan Geowisata Kaldera Sunda dan Lingkung Gunung Bandung #1. Buku tersebut berisi sejumlah informasi untuk menambah pengetahuan para pemandu wisata geowisata Jawa Barat.(*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: POTRETJABAR.COM