Pengawasan Kesehatan Jadi Prioritas dalam Pelepasan Jemaah Haji Bekasi
PJ.BEKASI – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi kembali melepas keberangkatan jemaah haji kloter kedua menuju Tanah Suci pada Senin (27/4/2026). Dalam momen tersebut, perhatian utama tidak hanya tertuju pada prosesi seremonial, tetapi juga pada kesiapan fisik para jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati menekankan pentingnya peran tim kesehatan yang mendampingi jemaah. Ia meminta agar petugas medis menjalankan pemantauan secara rutin, khususnya pemeriksaan tekanan darah atau tensi, yang dinilai krusial mengingat kondisi fisik jemaah yang beragam.
“Pemeriksaan harus dilakukan setiap hari, pagi dan sore. Ini penting agar kondisi jemaah tetap terpantau dan mereka bisa beribadah dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, ibadah haji bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga aktivitas yang menuntut kesiapan fisik tinggi. Rangkaian ibadah seperti tawaf, sa’i, hingga wukuf membutuhkan stamina yang prima, terlebih dengan kondisi cuaca di Arab Saudi yang cenderung panas dan kering.
Selain mengandalkan tim medis, para jemaah juga diimbau untuk menjaga kesehatan secara mandiri. Mereka diminta untuk mengatur pola aktivitas, tidak memaksakan diri saat lelah, serta memastikan asupan nutrisi dan cairan tetap terpenuhi. Membawa air minum setiap saat menjadi salah satu langkah sederhana namun penting untuk mencegah dehidrasi.
Pemerintah Kabupaten Bekasi, lanjutnya, telah menyiapkan tim kesehatan khusus yang akan mendampingi jemaah di setiap tahapan ibadah. Kehadiran tim ini diharapkan mampu memberikan respon cepat jika terjadi gangguan kesehatan, sekaligus memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
“Ibadah haji adalah perjalanan jasmani dan batiniah. Karena itu, kesehatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Dengan pengawasan yang ketat serta kesadaran jemaah dalam menjaga kondisi tubuh, diharapkan seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan lancar hingga kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
(Lut)











