Reses DPR RI, Syaiful Huda Salurkan 3 Traktor dan 1 Combine untuk Petani Bekasi

PJ.BEKASI – Anggota DPR RI, Syaiful Huda, menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian berupa tiga unit traktor dan satu unit mesin panen combine kepada kelompok tani di Kabupaten Bekasi. Bantuan tersebut diserahkan saat kegiatan reses di Desa Sukawijaya, Kecamatan Tambelang, Selasa (03/11/26).

Dalam kegiatan tersebut, Syaiful Huda juga memastikan kebutuhan petani, mulai dari ketersediaan alat pertanian hingga pasokan air untuk mengairi persawahan, dapat terpenuhi.

Syaiful Huda mengatakan, bantuan alat pertanian tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan petani sekaligus bagian dari upaya mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto di sektor pertanian.

“Bantuan alat kepada petani ini yang berbentuk traktor dan combine adalah bentuk dukungan Presiden Prabowo Subianto,” kata Kang Huda di hadapan para petani.

Ia menegaskan, perhatian terhadap sektor pertanian tidak hanya sebatas pemberian bantuan mesin, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar petani, khususnya ketersediaan air untuk lahan persawahan.

Sebagai Wakil Ketua Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur, Syaiful Huda menyatakan siap mengawal kebutuhan petani melalui koordinasi dengan instansi terkait, termasuk Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

“Saya sebagai anggota DPR RI yang membidangi pertanian, kehadiran saya di sini untuk memastikan petani tercukupi segala sesuatunya, baik mesin pertanian maupun memastikan sawah tidak ada lagi yang boleh tidak tergarap atau kekurangan air. Itu tugas saya berkomunikasi dengan BBWS dan lainnya,” tambah Kang Huda.

Menurutnya, ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian, terlebih saat menghadapi musim kemarau.

Sementara itu, salah seorang kelompok tani, Samanhudi, yang akrab disapa Kijaga Kali, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat maupun Pemerintah Kabupaten Bekasi atas perhatian terhadap kebutuhan petani.

Ia menilai kondisi pengairan sawah saat ini semakin membaik, meskipun wilayah Kabupaten Bekasi menghadapi kemarau panjang. Hal tersebut tidak terlepas dari normalisasi sejumlah saluran irigasi yang membantu kelancaran distribusi air ke area persawahan.

“Alhamdulillah, sekarang petani sudah tidak terlalu keteteran air, sebab kali-kalinya banyak yang sudah dinormalisasi. Jadi, meski kemarau, petani tidak terlalu kerepotan mencari air,” kata Kijaga Kali.

Dengan adanya bantuan alat pertanian dan dukungan terhadap infrastruktur irigasi, diharapkan produktivitas pertanian di Kabupaten Bekasi semakin meningkat serta mampu mendukung kesejahteraan petani dan ketahanan pangan.

(End)










Tutup
error: POTRETJABAR.COM