Sudah Banyak Korban, Warga Patungan Tambal Jalan Berlubang
PJ.BEKASI – Kondisi jalan protokol penghubung antar kecamatan di Desa Sukaindah, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, dikeluhkan warga karena dipenuhi lubang dan dinilai membahayakan pengguna jalan. Kerusakan yang telah berlangsung cukup lama itu disebut telah menyebabkan banyak kecelakaan, terutama pengendara sepeda motor.
Salah seorang warga, Enjen (30), mengatakan dirinya sudah berkali-kali menyaksikan pengendara terjatuh akibat menghindari atau melintasi jalan yang berlubang.
Menurutnya, kerusakan jalan tersebut tak kunjung mendapat penanganan yang memadai dari pemerintah daerah.
“Kalau dibuatkan catatan mungkin sudah mendekati seratus kali orang jatuh di situ. Kebanyakan pengendara motor,” ujar Enjen saat bersama warga menambal jalan, Minggu (05/07/26).
Karena khawatir jumlah korban terus bertambah, Enjen bersama warga sekitar akhirnya berinisiatif bergotong royong memperbaiki jalan secara swadaya. Mereka mengumpulkan dana secara patungan untuk membeli pasir dan semen, kemudian menutup lubang-lubang di badan jalan dengan beton manual sebagai solusi sementara.
“Kasihan banyak yang pada jatuh. Kita patungan beli pasir sama semen, lalu kita tambal sementara,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, jalan tersebut sebenarnya pernah diperbaiki oleh Tim Reaksi Cepat (URC) Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi pada tahun lalu. Namun, perbaikan yang dilakukan dinilai tidak maksimal sehingga kerusakan kembali muncul dalam waktu singkat.
“Ini sudah kesekian kalinya kita patungan. Bahkan pernah juga ditambal pakai aspal, cuma tipis banget jadi cepat rusak lagi,” katanya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui DSDABMBK segera melakukan perbaikan secara menyeluruh agar jalan kembali layak dilalui dan tidak lagi memakan korban kecelakaan.
Mereka menilai penanganan permanen sangat dibutuhkan mengingat jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan antarwilayah dan setiap hari dilintasi kendaraan dengan intensitas tinggi.
(Red)











