DPRD Banten Bakal Adopsi Program Ketapang Kabupaten Bekasi
PJ.BRKASI – DPRD Provinsi Banten, Iip Makmur, mengapresiasi berbagai langkah strategis yang telah dijalankan oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Diantaranya program unggulan yang layak diadaptasi untuk diterapkan di Provinsi Banten.
”Pertama, tentunya kami silaturahim. Kedua, kami menggali program-program yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi yang luar biasa,” ujar Iip Makmur saat Kunjungan Kerja (Kungker) studi tiru ke Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bekasi, Senin (06/04/26).
Kata Ia, Kunjungan ini bertujuan untuk menggali program inovatif dalam menjaga ketahanan pangan dan menekan laju inflasi daerah.
Ia menyoroti program B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) Goes to School yang masif dilakukan di Bekasi. Program ini dinilai menarik karena menyasar generasi muda di sekolah, sedikit berbeda dengan fokus di Banten saat ini.
”Salah satu yang kita dapatkan tadi ilmunya adalah B2SA Goes to School. Di Banten sebenarnya ada program serupa tapi fokusnya ke pondok pesantren. Ini bagian dari kolaborasi kita untuk mengambil ilmu dari Bekasi,” lanjutnya.
Selain edukasi di sekolah, Komisi II DPRD Banten juga tertarik pada skema penanaman cabai di satu lokasi khusus yang diinisiasi oleh Pemkab Bekasi. Langkah ini dianggap sebagai solusi konkret dalam menjaga stabilitas harga pangan.
” Ada lokasi khusus untuk penanaman cabai dalam rangka menekan inflasi. Kita tahu harga cabai fluktuasinya luar biasa. Ini akan jadi bahan diskusi kami di komisi dengan mitra kerja kami di Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten,” tegas Iip.
Di sisi lain, Iip juga berbagi pengalaman mengenai kearifan lokal Banten dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya melalui budaya masyarakat adat Kasepuhan dengan sistem lumbung padi atau Leuit.
”Kita berharap ada sinergi dan berbagi pengalaman. Tadi Pak Kadis juga menyambut baik, mungkin ada beberapa hal dari pengalaman di Banten yang juga bisa diambil manfaatnya oleh Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.
(lut)









