Pejabat Pemkab Karawang Jadi Tersangka Penganiayaan Wartawan

Ilustrasi

PJ. KARAWANG – Oknum Pejabat Pemkab Karawang inisial AA ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penculikan dan penganiayaan 2 wartawan. AA menyusul 3 tersangka lainya yakni inisial R, D dan L alias RR oleh penyidik Polres Karawang Jawa Barat.

Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Arief Bastomy mengatakan, pada Kamis (6/10/2022) pihaknya telah melakukan pemeriksaan secara maraton terhadap terlapor AA. Pemeriksaan dimulai pukul 09.00 WIB hingga Jumat (7/10/2022) sekitar pukul 03.30 WIB. Setelah rangkaian pemeriksaan tersebut, AA langsung ditetapkan sebagai tersangka.

BACA JUGA :  Diduga Korban Mutilasi Ditemukan di Lambangsari

“Kemudian kita tetapkan AA sebagai tersangka,”kata AKP Arief Bastomy kepada wartawan.

Ditegaskannya, penetapan tersangka terhadap AA ini merupakan hasil gelar perkara yang sudah cukup memenuhi alat bukti. Kendati demikian AA tidak ditahan, sebab saat menjelang akhir waktu pemeriksaan, kondisi kesehatan AA menurun, sehingga membutuhkan waktu istirahat dan perawatan.

“Kita akan melakukan pemeriksaan kembali terhadap yang bersangkutan, minggu depan akan kita jadwalkan,” paparnya.

Selanjutnya, untuk tersangka R dan D, agar keduanya tetap bersikap koperatif terhadap proses penyidikan yang masih berlangsung. Sehingga R dan D harus segera kembali memenuhi panggilan penyidik.

BACA JUGA :  Capaian Kinerja Kejari, ini Deretan Kasus Korupsi di Wilayah Pemkab Bekasi

“Ya, kita ada proses pemeriksaan berikutnya. Dalam penyidikan ini masih berkembang, nanti kita lihat perkembangannya,”pungkasnya.
Diketahui, AA merupakan seorang ASN yang kini menjabat sebagai kepala instansi atau kedinasan, yakni Badan Kepegawaian Pengembangan, dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang.

Selain menjabat sebagai Kepala BKPSDM, ia juga, diketahui tengah mengemban tugas sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang.(*/red)

error: POTRETJABAR.COM