Bupati Majalengka Kunjungi Keluarga Korban Pembunuhan Petani Tebu di Jatitujuh

  • Bagikan
IMG 20211005 WA0004 1
Bupati Majalengka Kunjungi Keluarga Korban Pembunuhan Petani Tebu

PJ. MAJALENGKA – Bupati Majalengka Karna Sobahi,  mengunjungi keluarga korban meninggal  akibat penganiayaan sekelompok orang yang sempat bentrok di lahan tebu Pabrik Gula Jatitujuh.

Bupati menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Suhenda  warga Desa  Sumber Kulon dan Yayan  Desa Jatiraga , Kecamatan Jatitujuh  Kabupaten Majalengka.

Sesampai di rumah duka, Bupati yang didampingi Kapolres Majalengka dan sejumlah Pejabat diterima oleh Istri dan keluarga korban. Pada kesempatan tersebut Bupati menyerahkan uang duka bagi kedua keluarga korban

Dirinya menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas kejadian yang menimpa petani penggarap lahan tebu di pabrik gula Jatitujuh di perbatasan Majalengka – Indramayu atau tepatnya di Desa Kerticala, Kecamatan Tukdana, Indramayu, yang terjadi pada Senin (4/10/21).
Pihaknya juga meminta kepada keluarga korban untuk bersabar dan bertawakal menerima kenyataan ini.

BACA JUGA :  Kenyamanan dalam Pelayanan, Pemdes Panongan Percantik Halaman Kantor Desa

“Kami dari Pemkab Majalengka ikut bela sungkawa atas meninggalnya ki buyut Suhenda dan Yayan, semoga husnul khotimah, ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah, diampuni segala dosa dan diterima amal ibadahnya,” tuturnya.

IMG 20211005 WA0001

Ia pun meminta kepada pihak penegak hukum untuk dapat mengusut tuntas kasus ini sampai selesai, jangan sampai kasus ini terulang lagi .

BACA JUGA :  Begini Pandangan Bupati Majalengka Tentang Guru Pendidik

” Peristiwa ini seringkali terjadi dan perlu segera diselesaikan untuk dicarikan jalan keluarnya agar tidak ada lagi sengketa perebutan lahan,” harap Bupati.

Bupati mendesak kepada pimpinan pabrik gula, supaya peristiwa yang seringkali terjadi ini, agar mencari solusi dan memastikan para petani penggarap lahan tanam tebu diberikan jaminan keselamatan.

Selain itu Bupati mengimbau kepada masyarakat  yang ada disekitar wilayah garapan lahan pabrik gula untuk tetap menjaga kondusifitas dan tidak boleh terprovokasi.(sam)

  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM