Bertemu Puan dan Prananda Saat Prabowo Lebaran di Kediaman Mega

Bertemu Puan dan Prananda Saat Prabowo Lebaran di Kediaman Mega
PJ. JAKARTA – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersilaturahmi dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat. Megawati ditemani kedua anaknya yakni Prananda Prabowo dan Puan Maharani, sedangkan Prabowo ditemani anaknya Didit Hediprasetyo.

“Jadi kami pada saat bersilaturahmi dengan Ketum Ibu Megawati ada Puan ada Mas Prananda beserta seluruh keluarga semua, ada Pak Sekjen (Hasto Kristiyanto), Pak Tjahjo (Kumolo), kemudian ada beberapa DPP yang hadir, tiba-tiba datang Pak Prabowo bersama Mas Didit, bersama (Ahmad) Muzani, kalau kami sebenarnya jujur saja tidak lagi heran kalau beliau datang karena beliau ini sepanjang tahun pasti datang,” kata Ketua DPP PDIP Eriko Sotarduga di kediaman Megawati, dikutip dari detikcom, Senin (2/5/22).

BACA JUGA :  Peringatan Nuzulul Quran, Puan: Selalu relevan jadi sumber Inspirasi

“Apapun katakan dalam semangat persaingan semangat kompetisi pun tetap beliau sangat menghormati Ibu Mega Jadi kami melihat sendiri persaudaraan yang begitu hangat antar beliau berdua,” imbuhnya.

Setelah pertemuan, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani bercerita tentang kondisi pertemuan Megawati dan Prabowo di dalam. Turut hadir pula Kepala BIN Budi Gunawan.

BACA JUGA :  Buka Acara Bimtek KIP, Puan Dorong Pemerataan Pendidikan

“Ya tadi Pak Prabowo alhamdullilah bisa bersilaturahmi dengan Ibu Mega. Satu meja dengan keluarga beliau dengan Mas Nanan (Prananda) dengan Ibu Puan. Dan Pak Prabowo didampingi oleh putra beliau dan saya dan Pak BG (Budi Gunawan),” ucap Muzani.

Pertemuan kedua tokoh itu, kata Muzani, lebih banyak berbicara soal sejarah hingga kesehatan. Hadir dalam pertemuan itu, Muzani menyebut berjalan santai dan penuh tawa.

“Pembicaraan santai, tidak berbicara politik, tradisi-tradisi yang sudah sama sekali, tidak bicara tentang hal-hal yang serius tapi pembicaraan santai tentang makanan, terus cerita-cerita ringan tentang sejarah termasuk cerita-cerita tentang kesehatan, tentang bagaimana membuat imun kita tambah kuat. Tradisi-tradisi yang sudah diwariskan kepada kita begitu kaya dan itu mustinya bisa menjadi bagian dari kekuatan bangsa kita,” imbuhnya.(dtk/*)