Scroll Untuk Melanjutkan Membaca
NASIONAL

Jaga Ketahanan Pangan Perlu Aktifkan Lahan Tidur di Indonesia

×

Jaga Ketahanan Pangan Perlu Aktifkan Lahan Tidur di Indonesia

Sebarkan artikel ini

PJ.BEKASI – Lahan-lahan tidur di Indonesia perlu diaktifkan untuk program ketahanan pangan. Hal itu diungkapkan Wapres RI Ma’ruf Amin saat pembukaan Gerakan Nasional Ketahanan Pangan 2023 yang digagas TNI di Taman Pancasila, Wanajaya, Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (1/11/).

“Kebetulan di bawah TNI banyak lahan yang masih tidur, karena itu kita lakukan harmonisasi dan ini bagian dari tugas TNI dalam rangka operasi militer selain perang (OMSP), mau dioptimalkan dalam penanggulangan ketahanan pangan,” kata Ma’ruf di lokasi, Rabu (1/10/2023).

Wapres menyatakan, saat ini permasalah ketahan pangan menjadi persoalan di dunia. Oleh katena itu, Dia berharap persoalan itu jangan sampai terjadi, apalagi Indonesia punya banyak lahan.

“Apalagi kita punya banyak lahan. Mau dioptimalkan lahan, terutama lahan yang tidur untuk dijadikan lahan produktif. Saya melihat, sudah seluruh komando daerah militer (kodam) melakukan gerakan, insya Allah enggak ada tanah di bawah TNI yang tidur,” ujarnya.

BACA JUGA :  Jelang Pemilu 2024, Partai ini Bakal Deklarasi

Terpisah, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memerintahkan seluruh satuan jajaran dan anggotanya untuk memanfaatkan lahan tidur guna kebutuhan pangan baik dari Sabang sampai Merauke.

“Ini untuk mendongkrak wilayah-wilayah yang masih ada lahan tidur, untuk menanam semuanya, dan ini juga dampak el nino ini, bersama masyarakat menanam sesuai kearifan lokal (di lokasi masing-masing),” kata Yudo.

Gerakan Nasional Ketahanan Pangan 2023 dibuka oleh Wapres Ma’ruf Amin, Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman, dan Panglima Yudo di Taman Pancasila, Cibitung, pada hari ini. Gerakan itu dilakukan di 385 titik di wilayah Indonesia yang digarap kelompok tani TNI.

Di acara tersebut, turut didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan kepala staf tiga matra, yakni Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, dan Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo.(Ade/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: POTRETJABAR.COM