Jangan Buka Medsos Saat Sedang Berduka, Mau Tahu Kenapa? Ini Alasannya

PJ. JAKARTA – Media sosial (medsos) kini menjadi tujuan bagi orang-orang untuk mencari hiburan atau berkomunikasi dengan lebih banyak orang. Namun, dalam kondisi yang tidak baik-baik saja seperti saat berduka, medsos belum tentu jadi tempat yang tepat untuk menghibur diri.  Alih-alih rasa senang, mengakses medsos di kala duka justru bisa bikin meradang.

Misalnya saja mudah terpicu berita atau unggahan yang tidak menyenangkan, sehingga membuat mudah tersinggung atau marah.

Dikutip dari Kompas.com, Psikolog klinis dari “Komunitas Love Yourself Indonesia”, Alif Aulia Masfufah, mengatakan bahwa orang yang sedang berduka sebaiknya jangan meminta validasi atau menyalahkan sesuatu yang terjadi di media sosial. 

BACA JUGA :  Pemerintah Mencatat Hewan Terserang PMK hingga 7 Juli 2022, Segini Jumlahnya

“Hal itu justru bisa menyakiti diri sendiri dan orang lain yang bersinggungan di medsos,” ujar Aulia.

Aulia menjelaskan bahwa cara orang menerima keadaan bisa berbeda-beda. Sementara di media sosial yang sifatnya sangat terbuka, ada beragam karakter pengguna lain yang bisa jadi justru memancing amarah orang yang masih dirundung duka.

Belum lagi banyaknya berita-berita yang tidak semuanya positif. “Karena media sosial ada banyak karakter dan kepribadian yang tidak bisa kita kontrol,” paparnya.

BACA JUGA :  Viral! Rombongan Wapres Ma'ruf Amin Dihadang Demonstran Menolak BBM Naik

Sebab itu, penting bagi pengguna untuk pandai-pandai memilah dan menyaring informasi yang dikonsumsi. Namun, Aulia menyarankan agar orang yang sedang berduka lebih fokus kepada diri sendiri lebih dulu.

Setelah bisa menerima keadaan, ia mulai bisa “merangkul” orang-orang terdekatnya, seperti anggota keluarga yang masih ada.

“Kalau kita tambah berduka dan tidak bisa melindungi lingkaran kecil (keluarga) akan muncul kecewa, amarah, dan lainnya,” jelas Aulia.

error: POTRETJABAR.COM