Banyak Korban, Polisi Ungkap Penyebab Tragedi Kanjuruhan

PJ. MALANG – Kepolisian mengungkap korban dalam tragedi di Kanjuruhan . Sebagian besar korban meninggal akibat sesak nafas usai berdesakan.

Tragedi itu bermula Arema FC tumbang dari Persebaya Surabaya 2-3 dalam laga yang bertajuk Derby Jawa Timur pada laga lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/22). Suporter tuan rumah yang tak terima kekalahan tim kesayangannya langsung mengamuk selepas laga.

Sebagian suporter Arema masuk ke lapangan dan membuat kericuhan. Polisi kemudian melepaskan gas air mata ke arah kerumunan suporter dan tribune untuk meredam masa.

Namun, situasi semakin tak terkendali setelah. Korban mulai berjatuhan akibat kepanikan yang terjadi. Kapolda Jawa Timur Nico Afinta menginformasikan bahwa 129 orang meninggal dunia dalam insiden ini.

BACA JUGA :  Antisipasi Potensi Badai, Heru Budi Persilahkan Perusahaan WFH

Nico mengungkap bahwa kebanyakan para korban ini meninggal akibat kekurangan oksigen. Hal itu terjadi usai mereka berdesakan di stadion.

“Terjadi penumpukan di dalam proses penumpukan itulah terjadi sesak nafas kekurangan oksigen,” kata Nico saat memberikan keterangan di Mapolres Malang dikutip dari detikJatim.

“Oleh tim medis dan tim gabungan ini dilakukan upaya pertolongan yang ada di dalam stadion kemudian juga dilakukan evakuasi ke beberapa rumah sakit,” jelasnya.

Nico juga menyebut sikap sebagian fans yang merusuh masuk ke lapangan setelah pertandingan jadi pemicu utama tragedi ini terjadi. Ia begitu menyesalkan tindakan sekitar 3.000 ribu suporter yang masuk ke lapangan.

BACA JUGA :  Waspada Potensi Gelombang Tinggi Ada di Daerah ini

“Kami juga ingin menyampaikan bahwa dari 40.000 penonton yang hadir kurang lebih tidak semuanya anarkis, tidak semuanya kecewa, hanya sebagian yaitu sekitar 3 ribuan yang masuk turun ke tengah lapangan. Sedangkan yang lainnya tetap di atas (tribune),” kata Nico.

“Jadi ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan kalau memang semuanya aturan. Kami juga akan melaksanakan juga dengan baik tapi ini ada sebab akibatnya,”tegasnya.(*/red).

error: POTRETJABAR.COM