PJ. BEKASI – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi menuntut mati tiga dari empat terdakwa kasus Narkotika. Penuntutan itu dilontarkan saat sidang secara virtual Kamis (4/03/21).
Empat Terdakwa itu yakni DS, KMA, M dituntut mati dan A yang dituntut seumur hidup.
JPU Kejari Kabupaten Bekasi Muhamad Taufik Akbar di hadapan Hakim PN Cikarang membacakan penuntutan saat sidang yang dilaksanakan secara virtual.
“Pasal yg didakwakan oleh JPU pasal 114 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 UU no 35 tahun 2009 dan pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) Uu no 35 tahun 2009,” kata T Akbar kepada potretjabar.com.
Perkara ini kata dia, perkara yang dilakukan oleh BNN yang melakukan Penangkapan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Industri Raya depan rumah sakit Mitra Keluarga Cikarang Kabupaten Bekasi Jawa Barat dan Ruko Industri Raya RT O4 RW 06 nomor 74 pasir gombong Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi.
Dengan barang bukti Narkotika jenis sabu seberat 66.165 gram dan ekstasi seberat 26.459 gram atau 80.960 butir ekstasi.
“Agenda selanjutnya pembelaan dari para terdakwa pada hari Rabu tgl 10 Maret 2021 nanti, “ungkap Ia.
Diketahui sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek sebuah ruko di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (28/5/2020). Hasilnya petugas menyita barang bukti sabu dan ekstasi.
Peristiwa penggerebekan bermula petugas BNN memantau target bernama Agus di Bekasi pada pukul 07.00 WIB. Laporan yang didapat akan terjadi serah terima narkoba di depan Rumah Sakit Mitra Keluarga.
Kemudian petugas BNN menghentikan dan memeriksa mobil boks yang dikemudikan Agus. Hasilnya ditemukan narkotika jenis sabu disimpan dalam karung beras.(red)