banner 728x90

Tidak Kurang 10 Jam Polisi Berhasil Meringkus Pembunuh Karyawan Swasta

  • Bagikan
Foto Redaksi
Foto Redaksi

PJ. BEKASI – Tidak kurang 10 jam Jajaran Unit Reskrim Polres Metro Bekasi berhasil menangkap pelaku pencurian dan kekerasan dengan pembunuhan terhadap karyawan swasta di wilayah Cibitung Kabupaten Bekasi.

“Pelaku ditangkap pada Jumat (16/10/2020) dini hari sekitar 01.00 WIB, di Dusun Kebon Danas, RT 005/RW 13, Desa Kebon Danas Pusakajaya, Kabupaten Subang,” ungkap Kombes Pol Hendra Gunawan kepada awak media, Jumat (16/10/20).

Pelaku diketahui berinisial AP (24), seorang pedagang soto, sedangkan korban bernama Antoni Suparman (38). Peristiwa itu terjadi pada Senin, 12 Oktober 2020 sekira pukul 01.00 WIB di dalam kontrakan korban. Sementara, korban yang diketahui dalam kondisi membusuk itu ditemukan warga pada Kamis, 15 Oktober 2020 sekira pukul 15.00 WIB.

BACA JUGA :  Pegawai Kelurahan Dipolisikan, Ingin Jadi Pegawai TKK Pemkot Bekasi Bayar 35 Juta

Polisi berhasil mengamankan barang bukti dari tersangka berupa 1 unit sepeda motor merk Yamaha R15 warna merah bernopol 4547 FJJ, 1 buah handphone merk Xiomi warna putih, 1 buah jaket warna hitam, 1 buah tongkat T, 1 buah SIM Card, uang sebesar Rp800 ribu, dan 1 buah kotak box handphone nokia 6.1 plus.

Adapun penangkapan tersangka oleh polisi hasil dari keterangan 6 saksi.

“Modus operandi yang dilakukan pelaku AP tak lain ingin menguasai sepeda motor milik korban. Pelaku pernah sakit hati kepada korban karena sering diperlakukan kasar dan sering dihina,” ungkap Hendra.

BACA JUGA :  Dua dari Empat Pelakunya Pencurian di Segaramakmur Berhasil Ditayangkan Polsek Tarumajaya

Hendra mengungkapkan, tersangka AP merupakan teman dekat Alm. Antoni Suparman. Sebelum kejadian itu, antar pelaku dan korban mengalami cek cok mulut di dalam kontrakan. Kemudian pelaku AP tak terima, dan marah kepada korban.

“Pelaku mengambil tongkat dan korban dipukul di kepala sebanyak enam kali. Setelah korban terjatuh, pelaku mengambil pisau diatas lemari dan menusukkan ke dada korban sebanyak dua kali hingga meninggal dunia,” ungkap Hendra.

Akibat perbuatannya, tersangka AP jerat pasal 338 dengan ancaman hukuman 15, dan pasal 365 yang ancaman hukumannya 12 tahun penjara. (Ful)

banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 20x50 banner 20x50 banner 20x50
  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM