banner 728x90

DPT Ditetapkan Pemilih Pemula Muncul, Panitia Pilkades di Muaragembong Kebingungan

  • Bagikan
Calon Kades Pantai Harapan Jaya Kecamatan Muaragembong yang akan kontes di pemilihan pada tanggal 13 Desember 2020.
Calon Kades Pantai Harapan Jaya Kecamatan Muaragembong yang akan kontes di pemilihan pada tanggal 13 Desember 2020.

PJ. BEKASI – Pengunduran waktu Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Bekasi akibat pandemi Corona ternyata membuat Panitia Pilkades di Muaragembong kebingungan, bukan soal anggaran namun berkenaan dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Kebingungan itu diutarankan oleh Pjs Kades Pantai Harapan Jaya Soleh Kasum saat mengikuti penyuluhan hukum dari DPMD dan jajaran Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi di aula Kecamatan Muaragembong. Kata dia sebelum adanya penundaan Pilkades, Panitia Pilkades sudah menetapkan DPT yang disepakati oleh para Calon Kepala Desa (Cakades).

Begitu ada penundaan hari pemungutan suara Pilkades lanjut Ia, tidak sedikit warganya yang sudah memasuki usia 17 tahun, dengan begitu mereka juga mempunyai hak untuk memilih sedangkan DPT sudah ditetapkan.

BACA JUGA :  Rayakan Dua Dekade Partai Demokrat, ini Pesan SBY dan Ketum AHY

“Pelaksanan Pilkades yang tertunda,banyak pemilih pemula belum terdaftar dan karena pemilih kepala di undur setelah menetapkan daftar pemilih tetap. Sementara warga yang sudah masuk dalam daftar pemilih tetap punya hak suara dan berhak memilih di Pilkades, ” kata Soleh saat bertanya kepada narasumber penyuluhan Hukum, Selasa (17/11/20).

Ketua panitia pemilihan kepala desa pantai harapan jaya mengatakan bahwa banyak pemilih pemula yang waktu atau batas boleh menjadi pemilih,genap umurnya setelah masa penundaan Pilkades dan batas penetapan dpt,dan sudah di sepakati oleh pala calon Pilkades.

Sementara di tempat yang sama Ketua BPD Pantai Hrapan Jaya Marsan mengatakan, setelah ada penetapan DPT baru lah ada pengunduran waktu pemilihan, jadi tidak ada perubahan DPT meski ada pemilih pemula.

BACA JUGA :  Ini Tiga Nama Berpeluang Jadi Wakil Ketua DPR Gantikan Aziz Syamsudin

“Secara Juknis pertama kan ada penetapan untuk hak pilih akan tetapi setelah empat hari ada pengunduran calon atau pemilihan pilkades ,dan mundurnya setelah ada penetapan.Jadi tidak ada perubahan (DPT), karena mundurnya setelah ada penetapan daftar pemilih tetap” ujar Marsan.

Ditambahkan, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten. Bekasi Lowberty Suseno menjelaskan, bagi semua warga negara berhak memilih dan dipilih, karenanya pemilih pemula juga punya hal pilih dan itu semua ada regulasi yang mengatur.

“Setiap warga negara berhak untuk dipilih dan memilih dalam pemilihan umum berdasarkan persamaan hak melalui pemungutan suara yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, ” jelasnya. (Ang)

banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 20x50 banner 20x50 banner 20x50
  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM