Gak Dapat Undangan, Puluhan Warga Tanjungsari Geruduk Panitia Pilkades

  • Bagikan
Foto Redaksi
Foto Redaksi

PJ. BEKASI – Lantaran tidak mendapatkan surat undangan dari panitia Pilkades, puluhan warga mendatangi Kantor Desa Tanjung Sari yang berada di Kampung Kaliulu Desa Tanjung Sari, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Kedatangan puluhan warga meminta ketegasan Panitia agar transparan dan tidak ada keberpihakan terhadap salah satu Calon Kepala Desa (Cakades)

Warga menduga panitia tidak netral dan ada oknum panitia yang bermain terkait pembagian undangan DPT dari 7210 Daftar Pemilih Tetap, 44 orang warga tidak mendapatkan surat undangan yang di bagikan pada jumat siang Warga menuntut panitia bersikap netral dan meminta agar segera di berikan surat undangan pemilihan.

BACA JUGA :  Gelar Musda Abal-abal, Nofel Disebut Pemecah Belah Golkar Kota Bekasi

Setelah mendapatkan laporan dari warga dan saksi salah satu Calon Kepala Desa (Cakades) No urut 3, Jamal kecewa ulah panitia Pilkades yang terkesan ada keberpihakan.

“Ini tidak adil panitia seharusnya transparan dan DPT harus di bagikan saya ada hak sebagai calon, jangan panitia itu berat sebelah,ini demokrasi udah diatur oleh undang – undang,”tutur Jamal.Jumat (18/12/20).

Menanggapi hal itu Ketua panitia Pilkades Tanjungsari Edi Ependi mengaku ada kesalahpahaman dan segera menyebar undangan yang kurang.

BACA JUGA :  Dipilih Secara Aklamasi, Ade Puspitasari Jad Ketua DPD Golkar Kota Bekasi

“Belum waktunya DPT dibagikan sudah di bagikan, sehingga menjadi kesalahpahaman untuk calon nomor 3,”terang Edi.

Akibat adanya protes warga terhadap kinerja panitia Pilkades Tanjung Sari, membuat tak nyaman salah satu anggota panitia Pilkades, alhasil Samsuri salah satu anggota panitia mengundurkan diri.

Diketahui, Kabupaten Bekasi sendiri rencananya akan ada pemilihan Kepala Desa secara serentak pada tanggal 20 Desember mendatang yang akan di lakukan 16 Desa se Kabupaten Bekasi. (Ade)

  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM