banner 728x90

Aksi Mahasiswa Bongkar Indikasi Korupsi BOP PKBM Disdik Kota Bekasi Kalang Kabut

  • Bagikan
Desa Girimukti Kecamatan Kasoakandel Kabupaten Majalengka
Kantor DPD Golkar Kota Bekasi jadi tempat PKBM Karya Bakti

PJ. BEKASI – Aksi demo Barisan Mahasiswa Bekasi yang terjadi pada Jumat (2/10) kemarin di halaman gedung Dinas Pendidikan (Disdik) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menuntut penegak hukum untuk memeriksa dan menangkap oknum-oknum yang telah bermain mata terhadap potensi korupsi dalam  penerima dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Non Pisik Pusat Kegiatan Belajar Mengajar PKBM Karya Bakti yang beralamat di kantor DPD Partai Golkar.

Mereka menuntut kepada Walikota Bekasi Rahmat Effendi dan aparat penegak hukum, segera mengambil sikap. Apabila hal ini tidak ditindaklanjuti, mahasiswa mengancam akan turun aksi demo berikutnya ke Kepolisian dan Kejaksaan. Hal dikatan koordinator aksi demo, Jaenudin dalam orasinya.

Sementara itu, setelah aksi demo selesai, beberapa jam kemudian membuat Pemkot Bekasi kalang kabut. Melalui Humas Pemkot Bekasi langsung melakukan klarifikasi terkait tudingan aksi demo tersebut.

Seperti diketahui, dalama siaran pers yang disebar oleh Humas Pemkot Bekasi mengatakan bahwa Disdik Pemkot Bekasi telah menyalurkan dana bantuan (hibah) untuk PKBM sesuai aturan.

“Dana hibah tersebut disalurkan berdasarkan pengisian Data Pokok Kependidikan (DAPODIK) Lembaga PKBM yang kemudian turun SIMDAK Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dari Kemendikbud setelah diverifikasi oleh tim verifikasi” kata Sekretaris Dinas (Sekdin) Pendidikan Kota Bekasi, UU Saeful Mikdar, dalam siaran pers humas.

BACA JUGA :  Berkat Aksi Kang Emon Tukang Mainan, Dua Pelaku Begal Mendekam di Polsek Tambelang

Dalam hal ini, kata Uu Saeful Mikdar menegaskan Disdik itu hanya mengusulkan berdasarkan usulan dari lembaga. Jadi anggaran dari pusat masuk ke kas daerah dan langsung disalurkan ke lembaga yang sudah lolos terverifikasi.

Bahkan dalam siaran itu juga diterangkan bahwa dana bantuan hibah untuk PKBM tahun 2019 sejumlah Rp 25.019. 150. 000 dan sudah dicairkan sejumlah Rp 23.576.564.000. Sedangkan sisa anggaran sebesar Rp1.442. 586.000,- ada di Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemkot Bekasi.

Sementara pendiri LSM Jeko yang sering dipanggil Bob mengatakan, adanya aksi demo dan klarifikasi Disdik melalui siaran pers Humas Pemkot Bekasi, hal tersebut sah dan boleh boleh saja.

Namun demikian, menurut Bob, apa yang disampaikan para pendemo dan tuntutannya, tidak nyambung dengan bantahan atau klarifikasi Sekdin Pendidikan yang disebar melalui siaran pers humas Pemkot Bekasi.

Alasan tidak nyambung itu, karena yang disampaikan dan tuntutan para pendemo itu soal adanya salah satu PKBM yang diberikan bantuan dana hibah itu beralamat dan menggunakan pasilitas gedung DPD Partai Golkar Kota Bekasi dan bahan dalam penggunaannya berpotensi dikorupsi

“Dalam mekanisme persyaratan penerima bantuan dana hibah yang sumber dananya dari DAK Non Fisik untuk BOP PKBM, sudah jelas ketentuannya. Itu yang jadi pertanyaan para pendemo, bahkan pendemo juga menuntut usut oknum yang teri dikasi korupsi dana itu”, ucap Bob.

BACA JUGA :  Bejat! Guru Ngaji di Cikarang Tega Cabuli Murid di Bawah Umur

Jika mencermati data yang ada lanjut Bob, diberikannya setiap tahun dana BOP PKBM Karya Bakti yang beralamat di kantor DPD Partai Golkar Kota Bekasi itu, ada unsur main mata. Karena itu hal ini juga harus ditindak lanjut aparat penegak hukum.

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, bahwa dari hasil kajian, LSM JEKO.  Dana BOP yang diterima PKBM Karya Bakti, pada tahun 2019 sejumlah Rp 111.650.000. Adapun dana sejumlah itu digunakan  untuk kegiatan kerja paket A, B, C dan tahun 2020 PKBM tersebut kembali dapat  senilai Rp. 150.050.000. Namun dari hasil temuan LSM JEKO ditemukan potensi korupsi senilai kurang lebih Rp 71 juta.

Adapun potensi itu terjadi untuk Paket (A) dialokasikan Rp 8.450.000,-. tapi direalisasikan Rp 6 juta lebih. Kemudian di Paket (B) dialokasikan Rp 33.000.000,- tapi direalisasikan Rp 22 juta lebih. Sedangkan di Paket (C) dialokasikan Rp 70.200.000,-. dan direalisasikan Rp 43 juta lebih. (red).

banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 20x50 banner 20x50 banner 20x50
  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM