Bantu Kinerja Pj. Bupati Bekasi Atasi Tanggul Citarum Kritis, Anntara Bakal Bersurat ke Presiden

  • Bagikan
IMG 20210903 WA0000 1
Tanggul Citarum kritis rawan jebol di Desa Lenggahjaya Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi, (Foto : Redaksi)

PJ. BEKASI – Aliansi Wartawan Utara (Anntara) bakal bersurat ke Presiden RI Joko Widodo guna mendorong agar ada percepatan dalam mengatasi perbaikan tanggul Sungai Citarum yang sudah sangat kritis.

Hal itu dilakukan dalam kerangka membantu kinerja Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan yang sedang berupaya mengatasi tanggul – tanggul sungai yang sudah kritis, seperti tanggul Sungai Citarum, sebab perbaikan tanggul Sungai Citarum berada di kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Ketua Anntara Rahman Teguh mengatakan, tanggul kritis di pesisir Sungai Citarum perlu penanganan serius dan cepat. Jika dibiarkan bakal terulang kembali jebol seperti yang terjadi di wilayyah Kecamatan Pebayuran.

Menurutnya, Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan sudah berupaya dengan berdiskusi bersama BBWS Citarum. Agar dapat dipercepat penangananya perlu dukungan dari warga Kabupaten Bekasi.

BACA JUGA :  Setelah DAS, Kajari Kabupaten Bekasi Kembali Tetapkan Tersangka Baru Korupsi Buldozer

“Kami mewakili warga Kabupaten Bekasi terutama warga Cabangbungin yang selalu dihantui rasa ketakutan lantaran tanggul Citarum yang amat sangat kritis, kami dari anntara akan bersurat ke Presiden Jokowi berharap ada tindakan cepat ada perbaikan tanggul kritis,” kata Rahman Teguh kepada wartawan, Sabtu (25/09/21).

Kata dia, satu contoh tanggul sungai Citarum yang kritis berada di wilayah Kecamatan Cabangbungin sampai saat ini belum ada perbaikan padahal kritisnya tanggul itu terjadi sejak tahun 2018 lalu.

“Anntara turut mendukung kinerja Pj. Bupati Bekasi dengan cara kami akan bersurat ke Presiden, jangan sampai terjadi jebol baru ada perhatian dan itu tidak dinginkan, ini sudah persoalan nyawa khalayak orang banyak, “beber Ia.

IMG 20210925 WA0006
Tanggul Citarum Kritis/ Redaksi Potret Jabar

Ditambahkan, pembina Anntara Misra SM mengungkapkan, persoalan tanggul Citarum kritis sudah seharusnya ada penanganan serius dari pemerintah. Ia menyakini bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi mampu mengatasi perbaikan tanggul akan tetapi sayangnya Sungai Citarum bukan domainya Pemkab Bekasi.

BACA JUGA :  Percepatan Vaksinasi, Unit 3 Satintelkam Polrestro Bekasi Gandeng Ormas Pemuda Pancasila

“Karena ini kewenangan BBWS dibawah naungan Kementerian PUPR jadi meski Presiden yang memerintahkan agar ada penanganan cepat,”ujarnya.

Ramainya kabar tanggul kritis di pesisir Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum paska adanya proyek multiyears dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk pekerjaan Rehabilitasi Prasarana Pengendali Banjir Sungai Citarum yang dikerjakan perusahaan plat merah seperti PT. Pembangunan Perumahan (PP) , PT. Wijaya Karya (Wika) juga PT. Berantas.

“Banyak tanggul Citarum kritis sekarang ini paska adanya proyek  Rehabilitasi Prasarana Pengendali Banjir Sungai Citarum dari kementrian beberapa tahun lalu,” pungkasnya.(red)

  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM