Baru Dibangun, Warga Muaragembong Minta Jembatan Kalen Tengah Dibongkar, ini alasannya

  • Bagikan
IMG 20210916 WA0000
Jembatan di Kalen Tengah Desa Pantai Harapan Jaya Kecamatan Muaragembong, belum juga selesai dibangun namun ada warga yang meminta untuk dibongkar kembali

PJ. BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi baru saja star membangun infrastruktur di tahun 2021. Seperti pembangunan Jembatan di Kalen Tengah Desa Pantai Harapan Jaya Kecamatan Muaragembong, belum juga selesai dibangun namun ada warga yang meminta untuk dibongkar kembali, kenapa?

Pembangunan infrastruktur jembatan itu diprediksi mutunya tidak akan kuat lama sebab, dalam pelaksanaanya tidak menggunakan baku mutu konstruksi yang diharapkan sesuai ketentuan.

Pasalnya, selain tidak menggunakan cor beton hotmix alias manual, pengecoran abutmen sebagai penyanggah beban dilaksanakan dengan dicampur batu kapur.

“Saya warga PHJ meminta kepada Pemerintah untuk membongkar kembali Jembatan kalen tengah, masa ngecornya pakai batu kapur mana bisa tahan lama, kalau ambruk nanti siapa yang tanggungjawab,”cetus warga sekitar Asnan (45) saat melihat pembangunan jembatan Kalen Tengah, Kamis (16/09/21).

BACA JUGA :  Legislator Gerindra Gelar Reses, Warga Banyak Usulkan Infrastruktur Juga Sarana Ibadah

” Saya menyaksikan langsung, corannya manual, kemudian ditaro batu kapur dulu baru ditimpah cor, apa bener pengerjaanya begitu?, “ucap Ia menambahkan seraya bertanya.

Kegiatan yang menelan pagu anggaran sebesar Rp.600 juta itu bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi dinilai mengecewakan.

Padahal sebelum dimenangkan oleh CV. Putra Mandiri dilakukan tahan lelang melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP)  perusahaan pemenang meski memenuhi klasifikasi konstruksi jembatan.

Seperti berbadan usaha harus memiliki Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK), Memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) dengan Kualifikasi Usaha Kecil [Kecil/Menengah/Besar], serta disyaratkan sub bidang klasifikasi/layanan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK) Sub Klasifikasi Usaha Kecil Jasa Pelaksana untuk konstruksi Pekerjaan Jembatan, Jalan Layang, Terowongan dan Subways (SI 004) dan disertakan sarana pendukung lainya.

BACA JUGA :  Peduli, Polsek Tarumajaya Beri Sembako Warga Sungai Bambu
IMG 20210916 WA0002
Pekerja, CV. Putra Mandiri saat melakukan pengecoran abutmen Jembatan Kalen Tengah di Desa Pantai Harapan Jaya Muaragembong dengan cara manual.

Sejatinya, jika sudah melalui seleksi CV. Putra Mandiri dapat melaksanakan pembangunan Jembatan Kalen Tengah dengan konstruksi yang sudah ditetapkan konsultan dalam ketentuannya.

“Saya sedang Inventarisir kegiatan Jembatan yang melabrak spesifikasi termasuk Jembatan Kalen Tengah yang membuat abutmen dengan batu kapur, ” ungkap Ketua LSM Kampak Mas RI Bahyudin.

Menanggapi hal itu, Wasdal bidang Jembatan pada Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi Mawardi mengatakan, kegiatan pembangunan jembatan Kalem Tengah sudah masuk laporan pengaduan, kata Ia kewenangan utama setia pekerjaan sekarang ini ada pada konsultan.

“Saya sudah info kan ke konsultan pak , kewenangannya ada di konsultan sebagai Pemeriksa Utama pekerjaan, “pungkasnya.(red)

  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM