Bau Menyengat Gegerkan Warga Sukaindah, Mobil Pengangkut Limbah Diamankan
PJ.BEKASI — Warga Desa Sukaindah, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, dibuat geger oleh bau menyengat yang diduga berasal dari limbah pada Kamis (10/06/26) dini hari.
Bau tersebut disebut cukup kuat hingga tercium ke permukiman warga. Tak tinggal diam, sejumlah warga kemudian mencari sumber bau yang diduga berasal dari sekitar aliran Kali Cikarang.
Dari penelusuran warga, ditemukan sebuah mobil boks yang diduga sedang membawa muatan limbah. Kendaraan tersebut kemudian menjadi perhatian warga hingga orang yang berada di lokasi disebut sempat diamankan dan dibawa ke pihak kepolisian.
“Di Pulo Bambu lagi ramai bau limbah,” kata Saputra, warga sekitar, Kamis (11/6/2026) dini hari.
Menurutnya, orang yang diduga berkaitan dengan kendaraan tersebut sempat dibawa ke kantor desa sebelum kemudian informasi terakhir menyebutkan telah dibawa ke Polsek.
“Informasinya pelakunya sempat dibawa ke desa, sekarang katanya sudah dibawa ke Polsek,” ungkapnya.
Bau menyengat juga dirasakan Yanih (38), warga Kampung Rawa Keladi, Desa Sukaindah. Ia mengaku terbangun dari tidur karena mencium bau yang tidak biasa.
“Sempat kaget pas bangun tidur, bau apa ini sampai ke dalam rumah. Kayaknya dari Kali Cikarang ini asal baunya,” ujarnya.
Sementara itu, dari foto kendaraan yang diperoleh di lokasi, terlihat sebuah mobil boks dengan tulisan “PT. INDRA PRASTA INDONESIA”. Pada bagian bawah tulisan perusahaan juga tercantum keterangan “waste transportation” atau pengangkutan limbah.

Kendati demikian, jenis dan karakteristik muatan yang dibawa kendaraan tersebut belum dapat dipastikan. Dugaan bahwa muatan tersebut merupakan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) masih memerlukan pemeriksaan dan keterangan resmi dari instansi berwenang.
Warga berharap dugaan pembuangan maupun pengangkutan limbah yang berpotensi mencemari lingkungan tersebut dapat segera ditelusuri, terlebih lokasi kejadian berada di sekitar aliran Kali Cikarang yang berdekatan dengan permukiman.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penanganan kendaraan tersebut maupun hasil pemeriksaan terhadap muatannya.
(Red)











