banner 728x90

Begini Cara Keluarga Besar Situs Keramat Batok Menjaga Kekompakan

  • Bagikan
Foto Redaksi
Foto Redaksi

PJ. BEKASI – Untuk mengikat tali Silahturahmi Keluarga besar situs Budaya Keramat Batok Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi mempunyai cara tertentu, kali ini keluarga besar itu melakukan berziarah ke makam Sunan Gunung Jati Cirebon, hal itu diikuti anak keturunannya untuk mempererat dan menjaga kekompakan keluarga.

Koordinator acara Keluarga Besar Haji Olan bin Bedug pemilik situs Keramat Batok Selamet Santoso mengatakan, ini cara keluarga besar Keramat Batok untuk mempererat kekeluargaan, dalam acara kali ini keluarga besar melakukan ziarah ke makam ulama besar yakni Sunan Gunung Jati Cirebon, tak hanya melakukan ritual untuk ia dan keluarga besar situs budaya tetapi juga mendoakan Indonesia agar segera bebas dari COVID-19.

“Disetiap makam dari para ulama besar, saya selalu memanjatkan doa agar negeri ini selalu diberkahi oleh Allah. Saya juga mendoakan agar kita semua segera terbebas dari wabah COVID-19 beserta dampak-dampaknya,” tutur Selamet Santoso, Kamis (5/11/20)

BACA JUGA :  Dewan Ngamuk di Pembangunan Peningkatan Jalan Bungin Muaragembong

Dirinya berharap dengan adanya kegiatan semacam ini, jangan sampai kehilangan obor dari keturunan Olan bin Berug ,dan saling menguatkan tali Sillahturahmi dan menjaga cagar budaya Keramat Batok, karena itu adalah peninggalan leluhur yang akan di wariskan oleh anak keturunan kita kelak nantinya.

Ziarah kubur ke makam para ulama yang dilakukan, menurut Selamet, tidak hanya memanjatkan doa namun dirinya juga belajar bagaimana para ulama dalam menyebarkan Islam dan membimbing umatnya dilandasi dengan penuh rasa kesabaran.

“Tantangan yang dihadapi Sunan Gunung Jati dan Syekh Dhatul Kahfi dalam berdakwah pada masa itu pastinya penuh dengan rintangan. Pada masa itu agama yang berkembang di Jawa masih Hindu dan Budha,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Anak Kehilangan Ortu Gegara Covid-19, DPRD Kota Bekasi Dorong Dinsos Beri Bantuan
Foto Redaksi
Foto Redaksi

Namun berkat kesabaran mampu berakulturasi, dan tetap menghormati kepercayaan dan agama yang sudah ada, dakwah yang dilakukan oleh para ulama itu malah disambut masyarakat dengan sangat terbuka. Alhasil penganut Islam pun bertambah.

“Para ulama berkorban dengan ikhlas dan tulus untuk umat. Untuk itu dalam ziarah kubur ini kita ingin meneruskan dan menauladani semangat perjuangan tanpa pamrih untuk kebaikan semua,” ujar Slamet.

Sebagai informasi, keluarga besar keramat batok pada kesempatan tersebut mendatangi dua makam ulama yang pertama adalah Syekh Dhatul kahfi dan yang kedua adalah Sunan Gunung Jati di Astana, Cirebon.(Ang)

banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 20x50 banner 20x50 banner 20x50
  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM