Bobrok, Prodak DSDABMBK Kabupaten Bekasi Gak Ada Manfaat

  • Bagikan
IMG 20210829 WA0000
Prodak DSDABMBK Kabupaten Bekasi Gak Ada Manfaat

PJ. BEKASI – Hampir satu tahun sudah lamanya pembangunan sumur bor yang  ada di Desa Wibawamulya Kecamatan Cibarusah mangkrak hingga tidak ada manfaatnya. Hal itu menunjukan kebobrokan kinerja Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi.

Prodak DSDABMBK Kabupaten Bekasi dengan pembangunan sumur bor yang menghabiskan anggaran sebesar Rp.178.980.680  dari APBD-P Kabupaten Bekasi tahun 2020, itu dilaksanakan oleh CV Buana Karya Makmur dengan nomor SPMK :602.1/280.299/PL/SPP-PPK/PSDA-DSDABMBK yang dikerjakan sejak 16 November 2020 dan selesai 15 Desember 2020.

“Coba kang, Kalau tidak ada pemberitaan dari media, gak bakal Dinas turun, apalagi kontrak kerjaan nya sudah habis,”ucap warga Desa Wibawamulya yang biasa disapa Man kepada wartawan, Kamis (2/09/21).

BACA JUGA :  Bantu UMKM, PT.BBWM Salurkan Dua Unit Mesin Steam Motor

Ia menerangkan, saat ini pembangunan sumur bor itu sedang diperbaiki oleh kontraktor yang lama yakni CV. Buana Karya Makmur itupun setelah adanya pemberitaan di media.

Ketua BPD Wibawamulya Badruddin mengatakan, rencana nya kontraktor akan melanjutkan pekerjaan sumur bor yang ada di halaman desa itu, diantaranya seperti memasang KWH listrik, pipa yang belum disambung dan memperbaiki mesin yang rusak.

“Setelah ada pemberitaan, besoknya datang orang dinas sama pemborongnya, katanya pengawas Dinas PSDA, Pak Maulana. Saya menekan kontraktor segera merapihkan pembangunan sumur bor ini, jika belum dikerjakan saya tidak akan tanda tangan, BA nya, “kata Badru seraya menirukan kalimat pengawas.

BACA JUGA :  Dapat Aduan Warga, BPD Ngamuk di Kegiatan Jembatan TPU Sukaindah

Kendati sudah hampir satu tahun kata Ia, pekerjaan itu belum dibayarkan, informasi ini dari pengawas Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi. Sayangnya meski sudah tahu pekerjaan itu belum selsai namun tak segera diperbaiki.

“Kami mempertanyakan Hiba Kepala Desa, ucapnya maulana, bahwa BA nya belum selesai kang, sampai hari ini, kami dari pengawas Dinas pun belum berani tanda tangan, apalagi untuk tanda tangan Kepala Desa, dikarenakan pekerjaan belum terselesaikan, “ujarnya badru.

  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM