banner 728x90

BPD dan Kades Lenggahjaya Ngaku Perdes Pembentukan BUMDes Belum Lengkap.

  • Bagikan
IMG 20200106 WA0006
(Foto: Ilustrasi/Google)

PJ. BEKASI – Terbongkar, ahirnya Ketua BPD dan Kedes Lenggahjaya Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi mengakui Perdes pembentukan BUMDes sampai saat ini belum lengkap.

Sungguh mengejutkan pengakuan dari seorang wakil ketua BPD Lenggahjaya Mashudi dan Kades Lenggahjaya Sadih M Farhan saat duduk bersama Pemdes dan BPD terkait permasalahan kelengkapan BUMDes Lenggahjaya.

“Jadi masih ada yang belum lengkap Pak, masih ada yang belum lengkap” ujar Wakil ketua BPD lenggahjaya Mashudi.

“Katanya mau dilengkapi lagi, ntar aja biarin lengkapi aja dulu sekalian,”sambut Kades Sadih M Farhan kepada ketua dan anggota BPD terakait pemberkasan BUMDes.

BACA JUGA :  Kasihan, Penyandang Disabilitas di Bekasi Belum Disentuh Bansos Sejak PPKM
Kantor Desa Lenggahjaya Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi
Kantor Desa Lenggahjaya Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi

Kendati begitu, ironisnya sudah ada penyertaan modal yang diberikan Pemdes Lenggahjaya sebasar 50 juta, anggaran itu katanya untuk usaha di bidang biro jasa dan sewa sound sistem.

Hal itu diakui Sekdes Lenggahjaya Sa’adih, Ia mengaku Perdes pembentukan itu sudah ada dari tahun 2018 dan dianggaran tahap tiga tahun 2019 untuk penyertaan modal BUMDes itu.

“Sudah bang perbulan September ini pembentukannya, Kemudian tahap tiga ini baru dikeluarkan penyertaan modalnya kurang lebih 2 Minggu yang lalu,”terang Sa’adih.

Tidak sampai disitu, salah seorang Anggota BPD lenggahjaya Didi juga mengakui jika soal BUMDes lenggahjaya banyak kejanggalan, seperti Perdes dadakan dan tidak ada Perdes Penyertaan Modal yang sudah diberikan tahun lalu.

BACA JUGA :  Polsek Cikarang Pusat Beri Paket Sembako Bagi Warga Tidak Mampu Terdampak Corona

Semua itu terungkap disaat dokumen itu di terimanya,  salinan Perdes pembentukan Bumdes yang selama ini dia belum pernah lihat dan belum pernah pegang

“Kalau gak salah Kamis tgl 9 Januari 2020 kemarin, itu pun belum lengkap karena belum ada Perdes tentang penyertaan modal dan  tidak ada kesepakatan anggota BPD,”ungkapnya.

Pelanggaran dalam pemberkasan permodalan yang sudah dikucurkan anggaranya diprediksi bakal berkepanjangan dan tidak menutup kemungkinan bisa samapi kerana hukum.

“Kalau sampai ini masuk keranah hukum saya siap menjadi saksinya”.kelakarnya.(sun).

banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 20x50 banner 20x50 banner 20x50
  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM