Bukan Cuma SMPN 3 Karangbahagia, Perusahaan ini Juga Bangun RKB Karangsatu 03, ini dia Kondisinya..

Gedung baru SDN Karangsatu 03 Kecamatan Karangbahagia. Foto : Romin/Redaksi
Gedung baru SDN Karangsatu 03 Kecamatan Karangbahagia. Foto : Romin/Redaksi

PJ. BEKASI – Bukan cuma pembangunan Gedung Unit Sekolah Baru (USB) SMP Negeri 3 Karang Bahagia, PT. Ratu Anggun Pribumi juga menjadi pelaksana Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SDN Karangsatu 03, meski belum lama dibangun saat ini kondisinya sudah mulai ada kerusakan.

Dikatakan salah seorang guru SDN Karangsatu 03 Yanto, ruang kelas baru ada enam ruang kelas saat ini sudah digunakan, Ia menyayangkan belum lama digunakan sudah ada kerusakan pada jendela dan lantainya.

BACA JUGA :  Ryan Anugerah Resmi Jabat Pidum Gantikan Topik, ini Pesan Kajari Kabupaten Bekasi
Lantai keramik yang sudah hancur akibat pemasangan yang kurang baik pada gedung baru SDN Karangsatu 03. Foto : Romin/Redaksi
Lantai keramik yang sudah hancur akibat pemasangan yang kurang baik pada gedung baru SDN Karangsatu 03. Foto : Romin/Redaksi

“Keramik lantainya sudah pada pecah, jendelanya juga belum selasa di rapih kan tapi sudah tidak lagi di rapihkan,”keluh Yanto kepada potretjabar.com saat ditemui di sekolah Selasa (18/02/20).

Gedung yang menelan anggaran Rp. 2,1 M yang bersumber dari APBD tahun 2019 dilaksanakan oleh PT. Ratu Anggun Pribumi.

Ternyata perusahaan itu sama pada pelaksanaan USB SMP 3 Karang bahagia yang saat ini sedang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi lantaran ada dugaan penyimpangan yang ahinya dilaporkan oleh para mahasiswa.

BACA JUGA :  Abdillah Dilantik Jadi PJ Segaramakmur, ini Pesan Camat Tarumajaya
Salah seorang guru sedang memperlihatkan jendela yang belum rampung terpasang dan menggunakan kaca rusak pada gedung baru SDN Karangsatu 03. Foto : Romin/Redaksi
Salah seorang guru sedang memperlihatkan jendela yang belum rampung terpasang dan menggunakan kaca rusak pada gedung baru SDN Karangsatu 03. Foto : Romin/Redaksi

Ia menambahakan, ada yang sangat menghawatirkan yakni pemasangan kaca pada jendela, sebab ada kaca yang seakan sudah rusak tapi masih tetap dipasang.

“Ada jendela yang kacanya belum terpasang, ada juga kaca yang jelek tetap juga dipasang,”katanya.

Dibeberkannya, sebelumnya pernah ada yang datang mau memperbaiki jendela namun sampai saat ini tidak ada yang datang lagi, disaat Ia minta perbaikan pada pintu namun dibilang beda pelaksananya.

” Kalau pelaksananya beda beda saya susah ngadunya,”pungkasnya.(Min).