Bupati Bekasi Lelet, Slankers Desak Tetapkan Status Darurat Bencana Banjir

  • Bagikan
IMG 20210224 WA0053 e1614244182625
Foto: Slank Fans Club (SFC) Kabupaten Bekasi

PJ BEKASI – Pengurus Slanker Fans Club (SFC) Kabupaten Bekasi Jawa Barat mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab), khususnya kepada Bupati Bekasi untuk segera menetapkan status darurat banjir.

Desakan itu dilakukan lantaran Bupati dinilai lambat alias lelet padahal, bencana banjir di Kabupaten Bekasi tersebut telah menelan korban jiwa dan memaksa ribuan warga untuk mengungsi.

Salah satu pengurus Slankers Kabupaten Bekasi, Heru mengatakan, banjir tahun 2021 menurutnya paling terparah dari tahun sebelumnya. Sebagai Kepala Daerah sejatinya Bupati mesti gerak cepat menetapkan status untuk kepentingan warganya.

BACA JUGA :  DPRD Kota Bekasi Dorong Raperda Ketenagakerjaan

“Dampak banjir di tahun ini tergolong luar biasa. Banyak akses jalan terputus, korban jiwa, ribuan pengungsi, hingga kerugian material dari warga yang sangat besar, sudah seharusnya Bupati menetapkan status darurat,” tuturnya, Kamis (25/2).

Dari informasi yang dihimpun potretjabar.com, dari data Pusdalops BPBD Jawa Barat, banjir di Kabupaten Bekasi terjadi sejak, Jumat (19/2) tercatat sudah 19 kecamatan yang terkena imbas banjir.

BACA JUGA :  1.500 Pelaku Seni Budaya di Kabupaten Bekasi Dapat Bansos

Sementara itu, banyak warga mengeluhkan proses penanganan bencana ini. Bantuan logistik dari pemkab lamban turun sehingga, banyak warga dan komunitas yang secara swadaya mendirikan posko-posko pengungsian secara mandiri karena lambannya tindakan.

“Ini fakta di lapangan dan harus segera direspon Pemkab,” tutur Heru.

Slankers sendiri telah turun langsung ke lapangan baik memberikan bantuan logistik maupun evakuasi warga yang terisolir. (Fah)

  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM