banner 728x90

Bupati Karna Sobahi Ingin Menjadikan Majalengka Sebagai Kabupaten Pramuka

  • Bagikan
Foto Redaksi
Foto Redaksi

PJ. MAJALENGKA – Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Pramuka Majalengka, masa bakti 2020-2025 resmi dilantik. Pelantikan itu berlangsung di Pendopo Pemerintah Kabupaten Majalengka,Jum’at (29/1/21).

Pada kesempatan itu, Ketua Mabicab dipimpin Karna Sobahi yang menjabat Bupati Majalengka dan dilantik Ketua Kwarda Provinsi Jawa Barat Hj.Atalia Praratya.

Kemudian, Ketua Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Majalengka diketuai Drs.H Eman Suherman,MM yang menjabat Sekda Majalengka dan Ketua LPK dimpimpin, Herman Suherman dilantik Mabicab Kabupaten Majalengka.

Pelantikan yang berlangsung berhidmat, dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para tamu undangan lainnya. Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka Karna Sobahi mengaku ingin menjadikan Kabupaten Majalengka sebagai Kabupaten Pramuka. Hal itu terlihat dari potensi gerakan Pramuka di Majalengka sangat besar dari berbagai hal. Kondisi itu misalnya, terekam dari struktural pramuka yang memiliki gugus depan (Gudep) hingga 630 gudep di Majalengka.

BACA JUGA :  Gerebek Toko Kosmetik di Kedungwaringin, Polisi Temukan Ribuan Obat Terlarang

“Tapi dari potensi itu ada titik kelemahaan, yakni minat masuk pramuka mulai lemah, baik di tingkat SD, SMP, SMA atau SMK,”kata Karna dalam pelantikan.

Dikatakan dia, guna mengatasi persoalan itu perlu adanya perbaikan silabus atau kurikulum yang mewajibkan semua siswa atau pelajar di semua tingkatan wajib mengikuti kegiatan kepramukaan, termasuk memperkuat semua kegiatan kepramukaan di semua level baik ditingkat gugus hingga ke atasnya.

“Aktif di Pramuka itu sudah terbukti dan teruji memberikan dampak yang positif bagi siswa itu sendiri. Oleh karena itu kegiatan Pramuka harus masuk dalam kegiatan ekstra dan intra sekolah,”kata Bupati Karna.

Selain itu, lanjut Karna, berkaitan dengan alokasi anggaran Pramuka saat ini lebih mudah, mengingat ketua Kwarcab Majalengka menjabat Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Pemkab Majalengka.

Ketua Kwarda Provinsi Jawa Barat Hj.Atalia Praratya mengaku tenang dengan pernyataan langsung dari Ketua Mabincab Pramuka Majalengka yang juga Bupati Majalengka.

BACA JUGA :  Dukung Penanganan Covid19, PT.Pertamina EP Bersama Kodam Jaya Gelar Vaksinasi

Menurut isteri Gubernur Jawa Barat HM Ridwan Kamil ini, tantangan terbesar saat ini adalah kemajuan Informasi dan Teknologi.Tentunya ini perlu dipersiapkan agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

“Di era kemajuan digital semua kader pramuka harus kreatif, inovatif dan selektif. Agar mampu bersaing dalam kondisi zaman,”ujarnya.

Masih dikatakan dia, pihaknya di Kwarda Pramuka Jabar sedang meluncurkan program pramuka peduli. Gerakan ini lebih menitikberatkan pada kepeduliaan, solusi, edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Selain itu juga ada program Gempita yakni gerakan pemuda menanam padi di perkotaan. Termasuk program gerakan pramuka untuk anak usia dini.Dan saat ini mulai berjalan,”ucapnya.

Terakhirnya, pihaknya juga meminta agar masyarakat Jawa Barat dalam melaksanakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) agar diisi dengan kegiatan yang produktif. Namun tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat.(Sul)

banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 20x50 banner 20x50 banner 20x50
  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM