banner 728x90

Catatan Pemkot Bekasi di Tahun 2019 Dengan Segudang Penghargaan

  • Bagikan

PJ. BEKASI – Catatan akhir tahun 2019 Pemerintah Kota Bekasi yang meraih segudang prestasi dan penghargaan di era kepemimpinan Wali Kota Rahmat Effendi dan Wakil Wali Kota Tri Adhianto.

ini dia catatanya, merupakan esensi pemikiran untuk menjadi renungan introspeksi dan motivasi perbaikan sepanjang Tahun 2019, serta membangkitkan semangat akselerasi

pembangunan Kota Bekasi selanjutnya di Tahun 2020.

Hal yang paling utama adalah rasa syukur dan terima kasih atas partisipasi, harmoni, dan kohesi sosial masyarakat sebagai kontribusi penting dan dukungan bagi kepemimpinan pembangunan Kota Bekasis epanjang Tahun 2019.

Salah satu momentum penting pada Tahun 2019 adalah perhelatan Pileg dan Pilpres pada Tanggal 17 April 2019, yang perlu

dijamin keamanan dan keberhasilannya oleh seluruh kabupaten/kota di Indonesia, dalam hal ini Kota Bekasi mampumengelola situasi yang kondusif bagipenyelenggaraan prinsip demokrasi dan keberlanjutank epemimpinan nasional.

Salah satu kinerja luar biasa dari perangkat daerah pemerintah Kota Bekasi adalah pengendalian belanja daerah yang

dapat sejalan dengan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) sepanjang

Tahun 2019, sebagaimana dapat dilihat pada kemampuan pembayaran atasb elanja daerah dan realisasi PAD.

Disiplin belanja daerah telah mampumenghindarkan diri dari peritiswa tunda bayar. Harus diakui bahwa realisasi PAD tidak dapat mencapai target tahun ini, namun kinerja peningkatan PAD sebesar 25 persen merupakan prestasi luar biasa, dengan membandingkan realisasi PAD pada Tahun 2018 (Rp 2 Triliun) dan realisasi PAD pada Tahun 2019 (Rp 2,5 Triliun).

Berbagai kunjungan kabupaten/kota lain ke Kota Bekasi sebanya 71 kunjungan baik untuk menyimak inovasi sistem yang diterapkan, cara yang dikembangkan untuk mengatasi persoalan, dan pemberdayaan

kelembagaan partisipasi masyarakat, merupakan pengakuan daerah lain terhadap kemampuan Pemerintah Kota Bekasi, dalam mengelola urusan wajib dan pilihan, serta mengelola kebutuhan warganya dalam hal pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, pengembangan pertanian perkotaan (urban farming) melalui budidaya hidroponik, pengembangan koperasi dan UMKM, destinasi wisata, dan lain sebagainya.

BACA JUGA :  "Berani" Bekasi Berantas Pandemi, Mati Ekonomi?
IMG 20191231 WA0018
(Foto: Google )

Kota Bekasi Meraih Segudang Penghargaan

Sepanjang Tahun 2019, Kota Bekasi mendapat 28 sertifikat penghargaan, 11 tingkat Provinsi Jawa Barat dan 17 tingkat nasional dari berbagai kementerian, badan, dan lembaga.

Berkurangnya Tingkat Kejahatan du Kota Bekasi

Berdasarkan laporan perkembangan situasi kamtibmas yang dibuat Polres Metropolitan Bekasi Kota, tampak terjadi angka penurunan tindak kejahatan selama Tahun 2019 dibandingkan Tahun 2018.

Pandangan Umum Fraksi DPRD Kota Bekasi

IMG 20191231 WA0022
(Foto: Google)

Sebagai bagian dari introspeksi bagi perangkat daerah bahwa masih ada agenda kerja yang belum terselesaikan di tahun ini, berkaitan dengan sejumlah aspirasi yang disampaikan melalui pandangan umum fraksi di DPRD Kota Bekasi Tanggal 30 Desember 2019, yakni revitalisasi pasar dan penyelesaian alih aset PDAM Bhagasasi ke Tirta Patriot, serta aspirasi keberlanjutan kartu sehat, insentif bagi kader penggerak pembangunan, akselerasi layanan administrasi kependudukan, serta terunggah dan terintergrasi laporan anggaran di situs web Kota Bekasi, melalui Diskominfostandi.

Sebagai bahan evaluasi Tahun 2019 dan akselerasi pembangunan Tahun 2020 meliputi: infrastruktur (konsep TOD),
pemerintahan (profesionalitas SDM aparatur, optimalisasi TKK, dan
kesejahteraan ASN), kesehatan (kartu sehat), pendidikan (USB), tata ruang
(hunian vertikal, kemacetan, antisipasi banjir, dan jaringan utilitas), sosial
(ketahanan sosial), informasi dan komunikasi (SPBE, integrasi data), dan
lingkungan hidup (adipura dan PSEL).

Terdapat 3 (tiga) hal lainnya yang
penting yang menjadi tugas perangkat daerah di Tahun 2020 yakni
pengendalian inflasi daerah dan pengentasan angka pengangguran di Kota
Bekasi, serta kepentingan perbaikan layanan publik (rumah sakit, terminal,
persampahan) sebagaimana yang dilaporkan Ombudsman.

BACA JUGA :  Menghadapi Pendemi dan Persoalan Bekasi, ini Masukan Tokoh Buat Pj. Bupati

Komunikasi dan interaksi yang dinamis dalam proses politik sepanjang Tahun 2019 diharapkan dapat semakin lebih harmonis antara eksekutif dan legislatif
untuk menjamin keterlaksanaan tahapan pembangunan Visi Kota Bekasi Tahun 2018-2023, yaitu pada Tahun 2020 berorientasi pada pemantapan ketersediaan dan pembangunan prasarana dan sarana kota.

Motivasi perbaikan dan penyelesaian masalah “think out of the box” telah mampu membuktikan bahwa selalu ada cara yang dapat dikembangkan dan ditempuh untuk menyelesaikan setiap persoalan
pembangunan, sebuah kesadaran bahwa  bisa melakukannya, sebagaimana neraca pendapatan dan belanja daerah dapat diseimbangkan dan dipulihkan sepanjang Tahun 2019.

Sebagai sebuah harapan baru pada
Tahun 2020, spirit penguatan ekonomi warga lokal Kota Bekasi perlu direvitalisasi untuk memanfaatkan momentum pertumbuhan aktivitas ekonomi dalam kurun 5 (lima) tahun ke depan yang digerakkan oleh infrastuktur nasional, dengan kelak hadirnya LRT dan infrastuktur nasional lainnya yang berada dan melintasi Kota Bekasi.

Serta geliat ekonomi yang
terbentuk dengan investasi pelaku usaha besar, yang bergerak dalam jasa pembangunan sarana hunian, bisnis ritel, hotel, dan sejenis urban tourism
lainnya.

Ucapan Selamat Tahun Baru 2020

Selamat Tahun 2020, semoga dengan spirit perubahan, patisipasi masyarakat yang baik, kehidupan sosial yang kohesif, sinergitas Forkopimda, komunikasi dan interaksi politik yang harmonis, dan produktivitas sumber daya manusia aparatur dan modal insani warga Kota Bekasi membentuk kehidupan Kota Bekasi yang lebih cerdas, kreatif, maju,
sejahtera, dan ihsan.

Laporan : Humas Pemkot Bekasi.
Editing   : Endang Firtana

banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 20x50 banner 20x50 banner 20x50
  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM