Scroll Untuk Melanjutkan Membaca
Example 360x660
BEKASI

Diajak Audiensi Kadisnaker, Kaum Penganggur Bekasi Kecewa

×

Diajak Audiensi Kadisnaker, Kaum Penganggur Bekasi Kecewa

Sebarkan artikel ini

PJ.BEKASI – Sejumlah perwakilan desa se-Kabupaten Bekasi yang mengatas namakan Kaum Penganggur Bekasi merasa kecewa. Kekecewaan itu muncul setelah audiensi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi.

Dikatakan Toke (35) salah seorang perwakilan dari Desa Gandasari Kecamatan Cikarang Barat yang tergabung dalam Kaum Penganggur Bekasi, hasil pertemuan dengan Kepala Disnaker dirasa kurang memuaskan sebab, apa yang disampaikan bertolak belakang dengan kondisi faktualnya di lapangan.

“Di desa saya hampir sekitar 30 perusahaan, yang disampaikan tadi Dinas sudah bekerja sama dengan 60 perusahaan, udah begitu kalau ada lowongan dinas gak tahu. Bagaimana pengangguran gak banyak,”cetus Ia kepada potretjabar.com usai audiensi, Senin (17/07/23).

Senada dengan Toke, perwakilan Desa Sukaindah Kecamatan Sukakarya Samanhudi mengatakan, apa yang disampaikan oleh Kepala Disnaker seakan tidak ada upaya melihat kondisi pengangguran di Kabupaten Bekasi yang bejibun, dengan dalih jika Disnaker tidak punya kewenangan, melainkan kewenangan itu ada di Provinsi.

BACA JUGA :  OTT Kejari Kabupaten Bekasi Amankan Dua Orang di Kantor Bupati

“Tapi tadi ada yang disampaikan oleh Kabid, bahwa Tim Koordinasi Percepatan Penanggulangan Pengangguran (TKP3) belum maksimal, kita sempat ditawarkan bergabung agar TKP3 bisa hidup,”ungkapnya.

Sementara, Kepala Disnaker Kabupaten Bekasi Edi Rohyadi mengatakan, pengangguran saat ini di Kabupaten Bekasi mencapai 203.000. Data Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat jumlah pengangguran terbuka di Kabupaten Bekasi mencapai 203.000 orang pada tahun 2022. Jumlah ini, meningkat dibanding 2021, yakni 197.000 orang

Akan tetapi pemerintah berusaha memberikan informasi seluas-luasnya lowongan pekerjaan agar masyarakat mengetahui tentang lowongan pekerjaan.

“Itu tadi, agar dibukakan informasi seluas-luasnya agar masyarakat bisa tahu, yang kedua peningkatan skill untuk penyerapan tenaga itu yang sedang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Bekasi,”pungkasnya.(Ang/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: POTRETJABAR.COM