Disebut Ada Kegiatan Fiktip, Plt Kadin Perkimtan Dikecam

Plt Kadin Perkimtan Kabupaten Bekasi Nurchaidir.

PJ. BEKASI – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi geram dan bakal membongkar kelakuan Plt Kepala Dinas Perkimtan pasalnya, mantan Kabid SDA itu diduga kuat menggelar kegiatan fiktip semasa menjabat Kabid.

Hal itu ditegaskan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Uryan, setelah mengetahui adanya dugaan kegiatan fiktip, bahkan ditemukan juga dalam LPSE terdapat nama kegiatan dan lokasi yang sama namun berbeda kode lelang yang terjadi di tahun 2019.

“Kita bongkar kalau benar hal tersebut ada,”kelakar politisi PKS Uryan kepada potretjabar.com saat dihubungi.

“Kalau anggarannya belum terserap masih bisa dievaluasi, tapi jika sudah ini masalah,”ucap Ia menambahkan.

Sementara, Plt Kadin Perkimtan Kabupaten Bekasi Nurchaidir tidak mengetahui hal itu, Ia bersama PPTK pada saat tahun 2019 akan mengkroscek temuan dari salah satu LSM itu, untuk memastikan kebenaran kabar miring yang menimpa dirinya.

“Nanti kroscek dulu Bang, sama temen temen Pengawas, PPTK dan konsultan,”kata Nur Chaidir saat dihubungi.

Sebelumnya, Ketua DKD Komnaspan Kabupaten Bekasi Samanhudi mengemukakan hasil investigasinya menemukan kegiatan fiktip pada Dinas PUPR (di tahun 2019) Kabupaten Bekasi di Bidang SDA yang kini terpecah dua yakni DSDABMBK dan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR).

Kegiatan itu yakni Pembuatan Sumur Bor di Masjid yang ada di Desa Karang Asih Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi.

“Setelah dicek tidak ada kegiatan itu, namun ditemukan juga kegiatan sumur bor itu bukan ditempatkan sesuai titik kegiatan. Kegiatan itu di Bidang SDA pada saat itu masih PUPR dijabat oleh Kabid SDA Bang. Haidir,”ungkap Samanhudi kepada potretjabar.com belum lama ini.

Bahkan, terdapat kode lelang yang berbeda dengan nama kegiatan dan lokasi yang sama itu terjadi di Bidang SDA. Kegiatan yang menelan anggaran hampir Rp.200 juta itu bersumber dari APBD 2019.

“Saya sudah konfir ke mantan Kabid SDA yang kini menjabat Plt di Dinas Perkimtan, bahkan dia tidak tahu hal itu malah mau ditanyakan,”beber ia.

“Saya mau cek dulu keteman teman SDA,”kata Saman seraya menirukan kalimat mantan Kabid SDA.

Agar hal ini tidak terjadi lagi lanjut Saman, pihaknya bakal melaporkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi.

“Kami lagi persiapkan untuk menempuh jalur hukum, supaya hal seperti ini tidak terulang lagi,”pungkasnya.(End/red)










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup
error: POTRETJABAR.COM