Disidak Satgas Covid-BNPB, Pemkot Bekasi Langsung Segel Restauran Kedapatan Berkerumun

  • Bagikan
Omma Restaurant di Bekasi Selatan, Kota Bekasi disegel akibat diduga melanggar protokol kesehatan
Omma Restaurant di Bekasi Selatan, Kota Bekasi disegel akibat diduga melanggar protokol kesehatan.

PJ. BEKASI – Salah satu Restauran  yang berlokasi di jalan Pekayon menjadi perbincangan hangat setelah Satgas Penanganan Covid-19 BNPB melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Sabtu (5/6/21) malam.

Melihat hal ini Pegiat sosial media, Adam Deni meminta Walikota Bekasi Rahmat Efendi menyegel salah satu Restauran menyusul adanya kerumunan yang ditemukan Tim Satgas Covid-19 pada Sabtu 5 Juni kemarin.

Direktur Mastafa Institute Ahmad Mustopa Kamal angkat bicara, ia menyatakan bahwa Restauran tersebut telah di segel oleh Pemkot Bekasi.

BACA JUGA :  Tingkatkan Sinergitas, Pokja Wartawan DPRD Kota Bekasi Terbentuk

“Restauran tersebut kan sudah di segel oleh Pemerintah Kota Bekasi. Pemkot respon cepat. Artinya Pemerintah Kota Bekasi tidak pandang bulu, tindakan tersebut seharusnya dapat di apresiasi,” ujar Kamal ketika di hubungi via telpon

Kamal mengatakan jika ada pihak yang masih bersikukuh menggoreng isu tersebut dan menggiring opini seolah Rahmat Effendi lalai, oknum tersebut malah terkesan ingin memanfaatkan isu ini untuk menaikkan popularitas dan mempolitisir persoalan ini.

BACA JUGA :  Progam Vaksinasi Siswa SD Terus Digencarkan di Kabupaten Bekasi
Direktur Mastafa Institute Ahmad Mustopa Kamal
Direktur Mastafa Institute Ahmad Mustopa Kamal

Kamal menambahkan bahwa yakin apa yang di lakukan BNPB tentunya sudah melalui tahapan koordinasi dengan petugas di Kota Bekasi untuk melakukan tindakan represif tersebut dan meyakini bahwa langkah nya sudah melalui tahapan Reprentif atau dengan mengirimkan teguran kepada pihak restauran.

“Jika itu berdasar laporan masyarakat, pun langkah-langkah itu tidak dilakukan silakan tanyakan langsung ke BNPB Satgas Covid-19 BNPB,” tutupnya. (Far).

  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM