Gak Dapat Bantuan, Ribuan Korban Banjir di Pantai Bakti Bakal Kelaparan

  • Bagikan
Kondisi saat banjir melanda warga Desa Pantai Bakti beberapa hari lalu
Kondisi saat banjir melanda warga Desa Pantai Bakti beberapa hari lalu

PJ. BEKASI – Belakangan ini banjir melanda di beberapa wilayah Kabupaten Bekasi, bantuan pun berdatangan mulai dari pemerintah maupun para darmawan, namun meski banjir mulai surut bantuan itu tak dapat dirasakan ribuan korban banjir warga Desa Pantai Bakti Kecamatan Muaragembong bahkan berpotensi terancam kelaparan lantaran tidak tersentuh bantuan.

“Melihat Desa lain mah banyak bantuan pada sampe, tapi kemari mah gak ada bantuan yang datang. Kalau begini bae mah bisa kelaparan warga saya,”kata kata RW Abay Sobari, menceritakan kepada wartawan.

Kata Ia, sejak air sungai Citarum meluap akibat debit air yang semakin deras, ratusan rumah warga kebanjiran, anehnya dari banjir sampai air mulai surut tak ada bantuan dari perintah maupun swasta juga para dermawan yang sampai di tempat ia tinggal.

Pasca banjir lanjut Ia, aktivitas warga untuk mengais rupiah masih belum bisa kembali dikerjakan. Bahkan kerugian yang dideritanya diperparah dengan kondisi tambak mereka yang ikut kebanjiran sehingga, Ia berujar  tidak ada harapan lagi untuk dapat dipanen dari hasil tambak.

BACA JUGA :  1.500 Pelaku Seni Budaya di Kabupaten Bekasi Dapat Bansos

“Jumlah KK yang terendam 615 kKK yang terdiri dari 5 RT dan untuk tambak 1200 ha yang terendam sehingga gagal panen untuk sawah sekitar 125 ha Bg,” ujar RW membeberkan.

Kondisi saat banjir melanda warga Desa Pantai Bakti lantaran air sungai Citarum meluap beberapa hari lalu
Kondisi saat banjir melanda warga Desa Pantai Bakti lantaran air sungai Citarum meluap beberapa hari lalu

“Biar air sudah surut kami belum bisa kemana – mana, apa lagi tambak ikannya sudah pada pergi terbawa air banjir,”keluh Ia.

Kepala Desa Pantai Bakti Manan mengungkapkan, dari beberapa desa yang terdampak banjir yang ada di Kecamatan Muaragembong salah satunya Desa Pantai Bakti.

Sejauh ini, bantuan yang datang tak sebanyak desa tetangga, padahal ratusan rumah dan ribuan warga Pantai Bakti ikut menjadi korban banjir akibat luapan Sungai Citarum.

BACA JUGA :  Ini Rekomendasi Komisi IV DPRD Kota Bekasi Untuk Dinas Pendidikan

“Bantuan yang datang dan yang sudah tersalurkan baru ada kisaran untuk dua RT yang mendapatkan bantuan, sisanya masih banyak yang belum menerima bantuan,”ucap Manan.

Warga Desa Pantai bakti yang menjadi korban banjir ada sekitar 1845 jiwa dari  lima RT, namun bantuan masih minim yang datang kemari.

Ia berharap ada perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bekasi agar bantuan untuk korban banjir dapat diterima oleh warga secara merata. Dengan begitu sedikit dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir, terlebih kondisi sulit sperti sekarang ini sebab masih di masa pandemi.

“Kami berharap Pak. Bupati dapat mendengar keluhan warga kami dan dapat segera mengirimkan bantuan untuk warga korban banjir, saat ini warga kami sangat butuh sembako seperti mie instan, pakaian dan air,”demikian Manan mengungkapkan.(red)

  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM