banner 728x90

Geger, Lagi Isoman Warga Cibitung Ditemukan Tak Bernyawa

  • Bagikan
IMG 20210715 WA0006
Petugas saat evakuasi korban di kediamannya Perumahan Galaxy Residence Blok D2 RT 001 RW 06, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

PJ. BEKASI – Warga Perumahan Galaxy Residence Blok D2 RT 001 RW 06, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, digegerkan penemuan pria tak bernyawa di rumahnya, Rabu (14/7/21) malam. Diketahui pria itu sedang menjalankan Isolasi Mandiri (Isoman).

Korban pertama kali ditemukan oleh Ronal (25) yang tinggal bersebelahan dengan rumah korban, karena penasaran sudah 2 hari tidak lagi terlihat.

Kemudian Ia melihat korban, Verda (26) yang berprofesi sebagai ojek online ditemukan sudah tidak bernyawa dirumahnya. Korban yang tinggal seorang diri dirumahnya tersebut, diketahui sebelumnya dinyatakan reaktif hasil tes swab antigennya saat melakukan pemeriksaan kesehatan di sebuah klinik tak jauh dari rumahnya.

BACA JUGA :  "Berani" Bekasi Berantas Pandemi, Mati Ekonomi?

“Itu awalnya tetangga depan rumahnya minta saya cek kondisi dia didalam rumah, karena saya takut karena ini kan covid jadi saya buka pintu juga pakai kaki, didalam Verda sudah gak bernyawa” ungkap Ronal, Kamis (15/7/2021).

Ia juga mengaku terakhir kali melihat korban Minggu (11/7/2021) malam saat dikunjungi oleh teman korban di depan rumahnya.

“Itu terakhir tes swab di klinik dekat sini dia dinyatakan reaktif, dan udah langsung isolasi mandiri” jelasnya.

Sementara Dores ketua RW setempat mengatakan, korban tidak melaporkan bahwa dirinya tengah menjalani isolasi mandiri, informasi korban terpapar covid 19 dari keluarga korban setelah korban ditemukan meninggal dunia.

BACA JUGA :  Warga Terkonfirmasi Positif Corona di Samudrajaya Dapat Bantuan Sembako

“Dia tidak tercatat sebagai warga yang sedang menjalani isolasi mandiri, karena tidak ada laporan dan tidak tahu tes swabnya dimana. Justru kami dapat informasi tersebut malah tadi dari keluarga” papar Dores.

Jasad korban baru bisa dievakuasi pada Kamis (15/7/2021) siang, petugas harus menunggu kedatangan keluarga korban. Setelah keluarga datang baru jasad korban langsung dimakamkan di makam khusus covid 19 di TPU Mangunjaya, Tambun Selatan.

Petugas sempat kewalahan mengevakuasi korban, lantaran korban yang memiliki perawakan gemuk besar sehingga membutuhkan banyak petugas untuk mengevakuasinya.(Ade)

banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 20x50 banner 20x50 banner 20x50
  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM