Ibu Lansia Dilaporkan Anak Kandung Lantaran Warisan, Kini 2 Anaknya Dipenjara Gegara ini

  • Bagikan
IMG 20211223 WA0001

PJ. BEKASI – Dua dari delapan anak Hj. Rodiah, seorang lansia yang sempat viral lantaran diduga dilaporkan oleh lima anaknya di Cibarusah Kabupaten Bekasi gegara harta warisan kisahnya masih terus bergulir. Kali ini giliran kubu ibu Hj Rodiah melaporkan kasus pengrusakan terhadap sebuah kendaraan milik anak keduanya. 

Kedua anaknya itu yakni SS dan SFZ, saat ini perkaranya sudah dinyatakan P21 dan keduanya sudah ditahan dan menjadi tahanan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi.

“Bahwa pada hari Rabu tanggal 22 Desember 2021 bertempat di Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi telah dilakukan penyerahan tersangka dan Barang Bukti atas perkara an SS Binti Alm. ZC dan SFZ Bin Alm. ZC,”kata Kasi Tindak Pidana Umun Kejari Kabupaten Bekasi M Taufik Akbar, Rabu (22/12/21)

BACA JUGA :  Merasa Cuma Jadi Penonton, Warga Jatireja Geruduk PT. NT di Jababeka

Dikatakannya, setelah dilakukan penyerahan tersangka dan barang bukti atas perkara tersebut, Jaksa P16A melakukan upaya perdamaian dengan memanggil dan menawarkan penyelesaian perkara dengan cara penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif kepada pihak-pihak.

IMG 20211223 WA0002

Upaya perdamaian tersebut tidak berhasil dengan alasan, bahwa korban selama ini sudah mengupayakan perdamaian di Pengadilan Agama, di Polsek Cibarusah dan di Polres Metro Bekasi untuk upaya perdamaian namun tidak ada titik temu.

BACA JUGA :  Cek Tanggul Amblas, Dewan Novi Bagi Uang ke Warga Buat Beli Bakso

Korban merasa sakit hati dengan kelakukan dari para tersangka terhadap orang tua korban yang mana orang tua korban merupakan ibu kandung dari para tersangka, sehingga pada akhirnya korban yang didampingi oleh ibu kandungnya dan juga Penasehat Hukum tetap ingin melanjutkan perkara tersebut ke ranah Pengadilan.

“Bahwa setelah proses penyerahan tersangka dan barang bukti dilaksanakan telah dilakukan upaya Restorative Justice (RJ). Hasil upaya Restorative Justice yang hasil dari upaya perdamaian tersebut adalah tidak tercapai perdamaian antara para pihak baik pihak tersangka maupun pihak korban, sehingga perkara ini akan dilanjutkan ke tahap persidangan,”pungkasnya.(Ang)

  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM