PJ. BEKASI – Utak-atik pejabat alias mutasi jabatan di Pemerintahan Kabupaten Bekasi isunya kembali bergulir. Pejabat eselon lagi-lagi jadi sasaran.
Mutasi tersebut memicu protes dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bekasi yang menyoroti sikap Pemkab Bekasi yang diduga bakal syarat akan KKN.
Dugaan ini mencuat karena ramainya dorongan sejumlah oknum untuk melakukan mutasi terhadap pejabat di lingkungan Kabupaten Bekasi kepada Pj. Bupati Bekasi
“Pj.Bupati jangan mau dianggap seperti orang-orangan sawah, yang mampu disetir oleh oknum kelompok-kelompok tertentu”ujar Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Bekasi. Bongsu Syahputra kepada wartawan.
Ia menuturkan akan melakukan aksi unjuk rasa apabila mutasi tetap dilakukan di tengah kondisi pandemi saat ini, ia menilai Pj. Bupati harusnya bisa memotivasi birokrat di Pemkab Bekasi dan bukan mutasi Jabatan.
“Jangan menciptakan ketakutan terhadap pejabat di lingkungan pemerintahan Kabupaten bekasi, apalagi sering kali proses mutasi tersebut tidak memiliki akses langsung terhadap perbaikan kinerja malah lebih cenderung mengarah kepada unsur korupsi dan nepotisme”ungkap Bongsu dengan nada Kesal.
“Pimpinan daerah harusnya lebih menitik beratkan peningkatan kinerja, tidak harus melakukan mutasi.”pungkasnya.(Far)