banner 728x90

Jembatan Kalen Tengah Rawan Ambruk, Kades di Muaragembong Ancam Lapor APH

  • Bagikan
IMG 20210916 WA0000
Potret Pembangunan Jembatan Kalen Tengah

PJ. BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) menggelontorkan anggaran sebesar Rp.600 juta untuk pembangunan jembatan Kalen Tengah di Desa Pantai Harapan Jaya Kecamatan Muaragembong, sayangnya jembatan yang sedang dibangun itu diprediksi rawan ambruk.

Bagai mana tidak, pengerjaan pada cor beton abutmen sebagai penyanggah beban dilakukan secara manual, padahal CV. Putra Mandiri sebagai pelaksana pembangunan jembatan Kalen Tengah itu hasil dari seleksi melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Mengetahui hal itu, Kades Pantai Harapan Jaya (PHJ) Mahir merasa geram, sebab jembatan penghubung yang dinanti nanti masyarakatnya dikerjakan tanpa memenuhi ketentuan, karenanya Ia mengancam akan bersurat ke Dinas juga kepada Aparat Penegak Hukum (APH) seperti Kepolisian juga Kejaksaan sebab jika dibiarkan tidak menutup kemungkinan akan terulang kembali.

“Pelaksana jembatan itu tidak ada koordinasi lagi dengan Pemerintahan Desa, ada laporan dari warga jembatan dikerjakan asal jadi, kami akan bersurat ke Dinas dan bila perlu kita tembuskan ke Polres juga Kejaksaan biar ada efek jera, “ancam Kades PHJ Mahir kepada potretjabar.com saat dihubungi, Kamis,(16/09/21).

BACA JUGA :  Aksi Koboy Oknum Kepsek Todongkan Senpi ke Warga Terjadi di Cabangbungin

Sebelumnya, warga sekitar meminta Pemerintah Kabupaten Bekasi meminta jembatan Kalen Tengah untuk dibongkar kembali, kenapa?

Sebab, pembangunan infrastruktur jembatan itu diprediksi mutunya tidak akan kuat lama lantaran dalam pelaksanaanya tidak menggunakan baku mutu konstruksi yang diharapkan sesuai ketentuan.

Pasalnya, selain tidak menggunakan cor beton hotmix alias manual, pengecoran abutmen sebagai penyanggah beban dilaksanakan dengan dicampur batu kapur.

“Saya warga PHJ meminta kepada Pemerintah untuk membongkar kembali Jembatan kalen tengah, masa ngecornya pakai batu kapur mana bisa tahan lama, kalau ambruk nanti siapa yang tanggungjawab,”cetus warga sekitar Asnan (45) saat melihat pembangunan jembatan Kalen Tengah.

” Saya menyaksikan langsung, corannya manual, kemudian ditaro batu kapur dulu baru ditimpah cor, apa bener pengerjaanya begitu?, “ucap Ia menambahkan seraya bertanya.

Kegiatan yang menelan pagu anggaran sebesar Rp.600 juta itu bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi dinilai mengecewakan.

IMG 20210916 163129
Kades Pantai Harapan Jaya Kecamatan Muaragembong, Mahir N.

Padahal sebelum dimenangkan oleh CV. Putra Mandiri dilakukan tahan lelang melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP)  perusahaan pemenang meski memenuhi klasifikasi konstruksi jembatan.

BACA JUGA :  Cacat Prosedur, Saran Pemprov Jabar Mendagri Tidak Lantik Wabub Bekasi Terpilih

Seperti berbadan usaha harus memiliki Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK), Memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) dengan Kualifikasi Usaha Kecil [Kecil/Menengah/Besar], serta disyaratkan sub bidang klasifikasi/layanan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK) Sub Klasifikasi Usaha Kecil Jasa Pelaksana untuk konstruksi Pekerjaan Jembatan, Jalan Layang, Terowongan dan Subways (SI 004) dan disertakan sarana pendukung lainya.

Sejatinya, jika sudah melalui seleksi CV. Putra Mandiri dapat melaksanakan pembangunan Jembatan Kalen Tengah dengan konstruksi yang sudah ditetapkan konsultan dalam ketentuannya.

“Saya sedang Inventarisir kegiatan Jembatan yang melabrak spesifikasi termasuk Jembatan Kalen Tengah yang membuat abutmen dengan batu kapur, ” ungkap Ketua LSM Kampak Mas RI Bahyudin.

Menanggapi hal itu, Wasdal bidang Jembatan pada Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi Mawardi mengatakan, kegiatan pembangunan jembatan Kalem Tengah sudah masuk laporan, kata Ia kewenangan utama setia pekerjaan sekarang ini ada pada konsultan.

“Saya sudah info kan ke konsultan pak , kewenangannya ada di konsultan sebagai Pemeriksa Utama pekerjaan, “pungkasnya.(red)

banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 20x50 banner 20x50 banner 20x50
  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM