Kacau, Sumur Bor di Wibawamulya Belum Selesai Dibangun Sudah Ditinggal, Mangkrak deh

  • Bagikan
IMG 20210829 WA0000
Sumur Bor di Wibawamulya

PJ BEKASI – Pembangunan Pembuatan sumur bor di Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah, yang dilaksanakan Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi dipastikan tidak ada manfaat, bagai mana tidak, pembangunan yang menghabiskan anggaran ratusan juta itu belum selesai dibangun sudah ditinggalkan kontraktornya, alhasil mangkrak deh.

Ketua BPD Wibawamulya Badriyawan menerangkan, pembangunan sumur bor itu dikerjakan akhir tahun 2020, namun sampai saat ini tidak ada manfaatnya lantaran sudah ditinggal pelaksana kegiatan itu.

Padahal kata dia, warga sekitar sangat membutuhkan air bersih, terlebih disaat musim kemarau. Pengadaan sumur bor itu sangat diharapkan menjadi solusi kelangkaan air bersih.

“Dengan adanya pembangunan sumur bor yang ada dihalaman kantor kita ini, sangat terbantu, jika pembangunan sumur ini benar-benar dikerjakan sesuai dengan rencananya, “ujar Ia kepada potretjabar.com, Minggu (29/08/21).

“Kami pihak pemerintah Desa sangat sedih pembangunan sumur air bor ini yang dikerjakan tahun 2020 lalu, terbengkalai, “ucap Ia menambahkan.

BACA JUGA :  Hari Anak Nasional "Lindungi Anak Indonesia Maju"

Diketahui pembangunan sumur bor itu menghabiskan anggaran sebesar Rp178.980.680 yang bersumber dari APBD-P Kabupaten Bekasi tahun 2020, dan dilaksanakan oleh CV Buana Karya Makmur dengan nomor SPMK :602.1/280.299/PL/SPP-PPK/PSDA-DSDABMBK yang dikerjakan sejak 16 November 2020 dan selesai 15 Desember 2020.

Prodak Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi itu kini hanya menyisakan barang rongsokan saja, Badri menjelaskan, pembangunan sumur bor itu nampak tidak terpasang instalasi listrik (KWH),  parahnya lagi mesin yang dipasang sudah rusak.

“Miris dan sangat kecewa bila kinerja seperti itu. Harusnya pelaksana komitmen dong dengan perjanjian yang sudah disepakati. Anggaranya menurut saya cukup besar tapi pekerjaan tidak selesai tepat waktu, ada apa? Apa salah pilih pelaksana biarlah mereka yang tahu,”ungkapnya.

BACA JUGA :  Tukang Mie Ayam Jadi Korban Tabrak Lari, Jabar Bergerak dan Papmiso Bantu Pengobatan
IMG 20210829 WA0002

“Coba dilihat saja pak, instalasi Listrik belum terpasang KWH nya, dan mesin air rusak sejak satu Minggu perkerjaan tersebut selesai. Saya nggak tahu. Ingin buang air kecil juga nggak bisa, karena air di dalam gak ada. Kan gak bagus kalau kantor Desa seperti itu, “kata Ia berujar dengan nada kesal.

Dalam waktu dekat ini  pihaknya akan membuat surat pengaduan yang akan dilayangkan ke DSDSBMBK Kabupaten Bekasi untuk mempertanyakan apakah perusahaan yang mengerjakan pembangunan sumur bor di desanya sudah dibayar atau belum.

Ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi agar dapat segera diteruskan pembangunan tersebut, jangan sampai masyarakat terus menerus mempertanyakan air bersih yang memang menjadi kebutuhan vital.

“Masyarakat disini sangat membutuhkan air bersih untuk MCK. Jika musim kemarau warga sulit untuk mencari air bersih,”pungkasnya.(Cep)

  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM