Scroll Untuk Melanjutkan Membaca
Example 360x660
BEKASIPENDIDIKAN

Kapolres Metro Bekasi Ajak Kepsek Deklarasi Pelajar Anti Tawuran

×

Kapolres Metro Bekasi Ajak Kepsek Deklarasi Pelajar Anti Tawuran

Sebarkan artikel ini
Deklarasi Pelajar Anti-Tauran.
Deklarasi Pelajar Anti Tauran di Gedung Aula Prometer Polres Metro Bekasi. Sabtu (14/03/20). (Foto : Aspul/Redaksi) 

PJ. BEKASI – Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi. Kombes Pol Hendra Gunawan, mengumpulkan ratusan Kepala Sekolah (Kepsek) dan pelajar SMA/SMK se-Kabupaten Bekasi. Mereka dikumpulkan dalam acara ‘Deklarasi anti Tauran pejabar SMK se-Kabupaten Bekasi.

Kombes Pol Hendra Gunawan mengatakan, tawuran dapat menghancurkan masa depan pelajar. lantas, Kapolres meminta kepada para pelajar menghindari aksi negatif tersebut dan menggunakan waktunya untuk kegiatan positif.

“Para generasi muda harus menyiapkan dan membekali diri dengan kompetensi yang lebih baik, agar mampu bersaing di bidang pendidikan ataupun dunia kerja,”ujar Hendra di Gedung Aula Prometer Polres Metro Bekasi,Jalan Ki Hajar Dewantara No.1, Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.Sabtu (14/3/20).

Menurut Kapolres, tawuran kerap terjadi ketika para pelajar tidak memanfaatkan waktu dengan baik.

“Mereka perlu disibukkan dengan kegiatan-kegiatan yang mendidik. Kalau dulu ada istilah PR (pekerjaan rumah–Red). Kalau sekarang mungkin bukan cuma istilah PR saja, tapi proaktif diberikan pelajaran-pelajaran yang
menyentuh masyarakat,” ucapnya.

Kepolisian Resor Metro Bekasi, katanya, akan melakukan berbagai cara dalam menekan tingkat tawuran sampai titik paling rendah.

BACA JUGA :  Polrestro Bekasi Sediakan Pasilitas Pos Pelayanan Mudik Lebaran 2022

Bahkan, kegiatan itu bisa hilang dari Kabupaten Bekasi. Salah satunya adalah terus bersinergi bersama TNI dan Pemerintah Daerah untuk mengatasi masalah tawuran.

“Sampai saat ini semua terlibat. Tapi hari ini kita ingin perbaharui lagi ikrarnya, bahwa komitmen kita untuk melindungi anak-anak semuanya, menjadi komitmen yang paling terdepan,” katanya.

di Gedung Aula Prometer Polres Metro Bekasi
Ratusan Kepala Sekolah (Kepsek) dan pelajar SMA/SMK se-Kabupaten Bekasi di Gedung Aula Prometer Polres Metro Bekasi. (Foto : Aspul/Redaksi). 

“Jadi keterlibatan mereka tidak diragukan, sampai hari ini terlibat. Kalau kita kontak ada masalah apa, mereka langsung turun ke lapangan,” ucapnya.

Oleh karena itu, Kapolres berpesan kepada para pelajar, untuk terus mempertahankan nilai-nilai positif sebagai seorang pelajar di Kabupaten Bekasi.

“Pelajar Kabupaten Bekasi sudah diakui. Jadi jangan nodai dengan istilah-istilah negatif, tawuran dan lain sebagainya,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat di Kabupaten Bekasi Damin Sada berharap, semua pihak memberikan dukungan agar tidak terjadi lagi tawuran di Kabupaten Bekasi.

“Bupati, Kapolres, Dandim, Kapolsek, Babinsa, dan unsur dari sekolah ada kepala sekolah dan guru-guru, pengawas dan semuanya, kita berharap dukungan ini bisa sukses,” harapnya.

“Sehingga, jangan sampai ada tawuran lagi atau bullying-bullying kekerasan yang terjadi baik di dalam kelas ataupun luar kelas,” tandasnya (ful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: POTRETJABAR.COM