Kebutuhan Balita Sangat Dibutuhkan Pengungsi Banjir di Sukajadi

Banjir melanda warga Perum Villa Kencana Cikarang di Desa Sukajadi Kecamatan Sukakarya Kabupaten Bekasi.

.PJ.BEKASI – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi menyebabkan banjir parah di sejumlah daerah. Salah satu wilayah terdampak cukup berat adalah Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya, yang mengakibatkan ribuan warga terpaksa mengungsi.Kepala Desa Sukajadi, Amir Hamzah, mengungkapkan bahwa hampir seluruh wilayah desanya terdampak banjir. Tercatat 21 RT terendam air, dengan kondisi terparah berada di Perumahan Vila Kencana Cikarang.

“Hampir se-Desa Sukajadi terdampak, total ada 21 RT. Yang paling parah itu di Vila Kencana, ada 8 RT,” ujar Amir Hamzah saat ditemui di lokasi pengungsian, Senin (19/1/2026).

Berdasarkan data sementara, sekitar 2.000 jiwa terdampak akibat bencana banjir tersebut. Untuk menampung warga yang rumahnya terendam, Pemerintah Desa Sukajadi telah menyiapkan enam titik lokasi pengungsian.

“Kami menyiapkan aula-aula kantor desa. Saat ini sudah terisi penuh oleh pengungsi. Total ada enam tempat pengungsian, lima di wilayah Vila Kencana dan satu di kantor desa,” jelasnya.

Amir Hamzah menambahkan, bantuan logistik awal dari BPBD dan instansi terkait sudah mulai disalurkan, berupa beras, mie instan, dan air mineral. Namun demikian, kebutuhan mendesak lainnya hingga kini masih belum terpenuhi, khususnya untuk balita dan bayi.

“Sampai sekarang kebutuhan khusus seperti susu bayi, popok (pampers), dan asupan gizi balita belum tersedia di posko pengungsian. Untuk susu dan gizi balita ini belum ada sama sekali. Itu yang sangat kami harapkan demi bayi-bayi di sini,” tegasnya.

Selain bantuan darurat, pihaknya juga berharap adanya solusi jangka panjang dari pemerintah pusat maupun daerah. Pasalnya, banjir di Desa Sukajadi merupakan persoalan tahunan yang bahkan bisa terjadi hingga dua kali dalam setahun.

“Harapan kami ke depan, dampak banjir seperti ini tidak terus berulang. Kami berharap ada penanganan permanen agar warga tidak selalu menjadi korban setiap tahun,” pungkasnya.

(Lut)










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup
error: POTRETJABAR.COM